Budi Arie Setiadi: Pernyataan Presiden Jokowi kepada Relawan Jangan Diplintir!

505

SERIKATNEWS.COM- Hebohnya pernyataan Presiden Jokowi dalam acara Rapat Umum Relawan Jokowi di Sentul , Sabtu ( 4/8 ) dikomentari oleh berbagai pihak dan disalah artikan seolah- olah Jokowi memerintahkan Relawannya untuk berkelahi. Padahal itu hanya penggalan dari bagian kalimat pidato Presiden Jokowi.

Pernyataan Jokowi sudah pas dan tepat dalam acara itu.” Tidak ada yang berlebihan. Presiden hanya memompa semangat relawan nya untuk lebih militan. Presiden Jokowi¬†berpesan supaya para relawan tidak perlu mencari musuh dalam masa kampanye, tetapi juga tidak boleh gentar apalagi takut. Tidak ada yang salah dengan pernyataan itu,” jelas Budi Arie Setiadi.

Baca Juga: Budi Arie Setiadi: Relawan Jokowi Makin Militan dan Masif

“Presiden Jokowi juga berpesan jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau di ajak berantem juga berani. Pernyataan Presiden menurut kami tepat dan bagus untuk memompa daya juang di tengah maraknya hoax dan fitnah dengan data- data palsu.” jelas Budi.

Menurut Budi, presiden Jokowi sempat kaget karena para relawan semangat menyambut pernyataan Jokowi itu.

“Bahkan Presiden Jokowi kaget karena seluruh relawan menyataan siap bertarung. Ini membuktikan Relawan Jokowi sangat militan dan tak pernah gentar. Karena memang sebagian besar Relawan Jokowi adalah aktivis dan para petarung yg militan” lanjut Budi.

“Dalam Kalkulasi dan diskusi kami, memang berkembang pendapat bahwa orang- orang dan kelompok yang akan kita hadapi adalah para koruptor, pengusaha hitam dan pihak- pihak yang ingin melindungi diri dan keluarganya dari kasus- kasus korupsi yang mereka lakukan. Negara dan bangsa ini milik rakyat, bukan orang- orang yang ingin membangun dinasti untuk anak dan keluarganya,” pungkas mantan aktivis UI 98.

Baca Juga:  Perpres Nomor 20 Tahun 2018 Bentuk "Politik Bebas Aktif" Sesuai Amanah Pendiri Bangsa