Deklarasi Poros Jokowi Untuk Desa (Pojok Desa)

SERIKATNEWS.COM- Kebijakan pemerintahan Jokowi-JK yang memilih jalan “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan” sebagai bagian dari Nawa Cita, merupakan anti tesa dari pembangunan yang selama ini berorientasi pada industri-perkotaan.

Pembangunan dari pinggiran dan desa diwujudkan melalui percepatan reforma agraria baik melalui distribusi tanah negara terlantar, pemanfaatan tanah kehutanan melalui perhutanan sosial, dan perlindungan hak kepemilikan tanah masyarakat melalui sertifikasi (SHM).

Reforma agraria adalah jalan terbaik dan telah terbukti di berbagai negara sebagai upaya mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial-ekonomi di pedesaan. Ketersediaan tanah pertanian yang cukup dengan ditopang teknologi, pasar dan sumberdaya yang baik akan menciptakan kesejahteraan dan kedaulatan petani Indonesia di rumahnya sendiri. Karena itu langkah Jokowi-Jk mencanangkan reforma agraria dan percepatan pembangunan pedesaan sudah sangat tepat untuk memutus lingkaran kemiskinan dari akarnya.

Dalam rangka percepatan pelaksanaan reforma agraria, kami kumpulan para aktivis pedesaan, aktivis reforma agraria, pimpinan organisasi/asosiasi petani dan para akademisi yang peduli dengan petani dan desa, dengan ini mendeklarasikan dan membentuk barisan relawan yang dinamakan POROS JOKOWI UNTUK DESA (POJOK DESA) pada hari Selasa 22 Mei 2018 di Gedung Juang, Jakarta.

Deklarasi dihadiri para utusan perwakilan kelompok-kelompok tani dan tokoh-tokoh masyarakat desa dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Lampung. Selain agenda deklarasi POJOK DESA, para Menteri Kabinet Jojowi-JK yang membidangi reforma agraria dan pembangunan desa (KLHK, Kementerian ATR, Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa dan Transmigrasi) juga akan memberikan “Paparan Kinerja Program dan Layanan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial”.

Pojok Desa memandang dalam melaksanakan reforma agraria pemerintah tidak dapat bekerja sendirian, karena itu perlu ada sinergi para stake holder baik dari petani/masyarakat desa, para pendamping atau relawan dan pihak non pemerintah yang dapat bekerja saling mengisi dan mendukung agar pelaksanaan reforma agraria berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Monkey D. Luffy, Gus Dur Dan Kemanusiaan kita

Relawan Pojok Desa akan bekerja di tingkat akar rumput (masyarakat bawah) untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan distribusi tanah terlantar, perhutanan sosial, access reform, perlindungan hak milik tanah rakyat dan penyaluran dana desa dan berbagai program pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat desa dapat berjalan baik dan bermanfaat penuh bagi rakyat pedesaan.

Pojok Desa melalui jaringan di berbagai daerah akan terjun langsung ke kelompok-kelompok tani, koperasi-koperasi petani, dan perkumpulan komunitas desa lainnya untuk memberikan sosialisasi dan pelayanan kepada masyarakat bagaimana mereka mendapatkan manfaat yang luas dari program-program pemerintahan Jokowi-JK untuk pedesaan. Karena kami menyadari akses informasi yang terbatas bagi para petani dan masyarakat desa seringkali menjadi hambatan serius bagi kelancaran program Jokowi-JK di tingkat akar rumput.

Karena itu Pojok Desa juga memastikan kesiapan masyarakat untuk terlibat dalam pelaksanaan program reforma agraria, perhutanan sosial dan percepatan pembangunan desa.