Sosok

Fidel Castro

Foto: bbc.com

‘’Demikianlah maka arbenz Gusman bergandengan tangan dengan Cheddy jagan, dengan Fidel Castro, Bolivarnya abad 20 ini’’
-Sukarno-

Sejarah mencatat sukarno memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pemimpin legendaris revolusioner Kuba, Fidel castro. Bahkan, sejumlah referensi menyebut kalau Fidel castro banyak berguru kepada sukarno, antara lain mengenai ideologi sosialis Marxist dan cara sukarno membangun mentalitas bangsa indonesia. Fidel Castro konon juga meminta nasehat kepada sukarno bagaimana pemerintahan revolusioner Kuba yang baru dibentuknya dapat menghadapi rongrongan oleh kekuatan negara-negara kapitalis.

Pada tanggal 9 mei 1960 sukarno mengunjungi Fidel Castro yang saat itu menjadi tokoh penting di kuba. Karena kunjungan ini, sukarno adalah pemimpin dunia yang pertama kali mengunjungi kuba setelah tumbangnya rezim Balista oleh Castro. Indonesia menjalin hubungan diplomatik secara resmi pada tanggal 22 januari 1960. Baru 3 tahun setelahnya indonesia membuka Kedutaan Besar pada tanggal 14 agustus 1963 di Havana, Kuba.

Kedatangan Sukarno di bandara jose marti, Havana disambut Presiden Osvaldo Dortico, PM Fidel castro, Che Guevara dan ribuan rakyat Kuba. Yang menarik, sukarno saat itu mengendarai pesawat carteran amerika, kalau bukan karena bung karno , Fidel castro dan rakyat Kuba dipastikan menolak pesawat buatan amerika mendarat di negeri mereka. Para pemimpin revolusioner dan rakyat kuba saat itu sangat geram dan memusuhi amerika yang dianggap sebagai rajanya kapitalis dunia. Rakyat Kuba merasa senang dan terhormat dikunjungi oleh sukarno yang selama ini telah meraka kenal dengan pemikiran-pemikiran revolusioner anti penjajahan, dan anti kapitalisme. Nilai-nilai universal ini juga sedang diperjuangkan di kuba menghadapi kekuatan kapitalisme. Semangat bandung yang digaungkan saat berlangsungnya konferensi asia afrika (KAA) bulan april 1955 menggema di kuba.

Castro sangat menghormati sukarno. Saat itu, Castro berusia 25 tahun lebih muda dibanding sukarno. Jauh sebelum sukarno mengunjungi kuba, Castro sebenarnya sudah lama mengenal sukarno yang dianggapnya sebagai pahlawan asia afrika Revolusi Indonesia pada tahun 1945 dan konferensi asia afrika (KAA) dpt mnjadi inspirasi untk menggelorakan semangat revolusi bagi rakyat Kuba. Pada akhir bulan juli 1959 Castro pernah memerintahkan Che Guevara untuk mengunjungi indonesia. Ribuan rakyat kuba menyambut kedatangan sukarno dengan meriah.

Mereka mengelu-elukan sukarno dan pemimpin revolusioner fidel castro. Di sepanjang jalan yg dilalui sukarno, mereka berteriak dan membentangkan spanduk yg bertulisan ‘’ CUBA LIBRE TO SALUDA SUKARNO’’, ‘’bienvenido sukarno.’’ Membalas sambutan melambaikan tangan dngan senyuman lebar sebgai tnda persahabtan. Rombongan sukarno langsung k istana kenegaraan di havana, kuba. selama berada di kuba , castro dan sukarno bnyak berdiskusi mengenai bnyak hal yaitu perkembangan politik global, ideologi sosialis, permasalahan yg dihadapi rakyat kuba saat itu.

Popular

To Top