Opini

Gagasan dan Kerja Cerdas Presiden Jokowi Membangun Infrastruktur Sebagai Kunci Keberhasilan Sektor Ekonomi

Kepahlawanan di Mata Kids Jaman Now

Foto: Dok, Pribadi

Oleh: Jeannie Latumahina

Negeri tirai bambu , China menjadi sorotan dunia karena pengaruhnya yang besar di sektor ekonomi global.Kunci keberhasilan China adalah berhasil membangun infrastruktur yang merata di berbagai wilayah di negaranya.Dengan infrastktur yang dipenuhi,maka berbagai kebutuhan masyarakat secara mandiri bisa dipenuhi. Infrastruktur jalan yang memadai ,membuat biaya logistik dalam negeri sangat rendah.Ketersediaan infrastruktur transportasi yang memadai,membuat distribusi jasa dan tenaga kerja menjadi sangat efektif.Kebutuhan energi Rumah Tanggapun mampu dipenuhi dengan baik berkat ketersediaan infrastruktur pembangkit yang mampu mengimbangi pesatnya indrustrialisasi.Pembangunan infrastruktur dan peningkatan sektor ekonomi ibarat dua sisi dari satu mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan.

Dapat dikatakan bahwa kunci keberhasilan ekonomi terletak pada  Visi dan perencanaan pembangunan jangka panjang yang solid, dengan program yang berkesinambungan.Strategi pengembangan infrastruktur yang adil dan merata.Birokrasi yang bersinergi, kuat dan efektif.Di dukung oleh produktifitas Sumber Daya Manusia yang berakar pada nilai- nilai dasar bangsa yakni: rajin,jujur,sederhana,tekun,hemat ,inovatif dan disiplin yang tinggi.

Indonesia, dibawah kepemimpinan Jokowi, dengan cerdas berkonsentrasi untuk membangun infrastruktur.World  Bank mendefenisikan infrastruktur dalam konteks ekonomi sebagai  sebuah terminologi yang memayungi banyak aktifitas fondasi sebagai peningkatan standart kehidupan para pelaku dunia usaha.Infrastruktur adalah kebutuhan dasar fisik, yang diperlukan agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik.

Untuk Indonesia, mungkin saat ini ,terasa berat bagi rakyat karena banyak dana akan terserap untuk membiayai pembangunan infrastruktur.Tetapi saya sangat yakin begitu kita berhasil membangun infrastrutur yang merata dan adil,maka ditahun-tahun mendatang kita akan lebih mudah berkembang disektor ekonomi.Apalagi Indonesia menduduki posisi ke 4 ,sebagai negara pasar industri konstruksi terbesar di Asia, setelah India,Jepang dan China.Bila hal ini dimanfaatkan bahwa tidak mungkin suatu saat nanti Indonesia akan sama majunya dengan China, atau mungkin melebihi China dan menjadi kekuatan ekonomi baru yang diperhitungkan di seluruh dunia.

Tantangan kita menurut pemikiran  saya adalah kita harus bersatu,meningkatkan daya saing dan sumber daya manusia Indonesia, meningkatkan pembangunan infrastruktur yang merata dan adil, meningkatkan kualitas alat teknologinya.Pola hidup yang boros,santai,tidak disiplin waktu,tidak jujur harus dirubah menjadi polahidupberhemat,pandaimenabung ,sederhana,bermanfaat ,disiplin ,jujur,tepat waktu!bukan hanya masyarakatnya tetapi negaranyapun harus pintar berhemat.

Harus bersinergi untuk menyambut gagasan cerdas Presiden Jokowi yang berkomitmen membangun infrastruktur secara komprehensif merupakan modal dasar terciptanya efisensi sektor riil yang berdampak pada pertumbuhan ekonomii.Dimana para pelaku dunia usaha kecil hingga besar, sama- sama diuntungkan dengan biaya transportasi dan logistik yang lebih murah, dibandingkan jika infrastktur kurang tersedia atau berkualitas buruk.Bukan sekedar gagasan tetapi karya nyata sudah dibuktikan lewat pembangunan yang merata di Indonesia.Pembangunan trans Papua,MRT dan LRT,Tol laut,jalan perbatasan,Tol trans Jawa- Sumatera,Kereta Api diluar pulau Jawa,pelabuhan,lapangan terbang dll.

Tecatat bahwa selama 70 tahun merdeka, Indonesia memiliki 840 Km jalan tol. Dibawah kepemimpinan Jokowi dalam RAPBN, anggaran infrastruktur yang disetujui pemerintah bersama DPR mencapai Rp 409 triliun.Untuk pembuatan jalan 856 Km,irigasi 781 Km,perumahan 7.062 unit. Peningkatan anggaran infrastruktur sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan dengan perbaikan produktivitas dan efisiensi perekonomian, serta mengurangi kesenjangan antar wilayah sebab
Infrastruktur merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi.

Spektakuler kebijakan presiden Jokowi membangun infrastruktur jalan, jembatan, sarana transportasi udara, laut, darat menjadi prioritas.Gebrakan gagasan dan kerja .Program pembangunan infrastruktur Jokowi 2015-2019 berada pada lokasi 15 bandara,24 pelabuhan dari Aceh hingga Papua.Data Bapenas RI menunjukkan: jalan baru 2.650 km,jalan tol 1000 km,pemeliharaan jalan 46.770 km,pembangunan 15 bandara baru,24 pelabuhan baru.

Bukti nyata pembangunan infrastruktur yang merata bila diikuti dan  ditopang dengan sistem yang menguntungkan untuk mengubah struktur ekonomi antara kota dan desa, pemberdayaan BUMN,BUMD, membangun sistem pasar yang seragam, terbuka, bersaing, tertib, harga tarif listrik yang dapat dijangkau oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah serta peningkatan sumber daya manusia Indonesia, maka dapat dipastikan data yang dirilis PWC pasti menjadi kenyataan.Bahwa Indonesia adalah negara peringkat ke 5 perekonomian terkuat di tahun 2030.Cadangan devisa Indonesia Oktober 2014 ,USD 100 miliar,tetapi kini devisa Indonesia tahun 2017, USD 127 miliar.Naiknya cadangan devisa menunjukkan kepercayaan pelaku ekonomi nasional dan investor luar negeri.

Saya berbangga mempunyai Presiden yang cerdas dan mampu membawa perubahan ekonomi Indonesia kearah yang lebih baik, karena sudah memulai dengan meletakkan dasar perekonomian yang hakiki yaitu pembangunan infrastruktur yang adil dan merata.

Jokowi adalah pelopor perekonomian sejati bangsa Indonesia! Waktu yang akan membuktikannya!Saya sangat yakin,suatu saat nanti anda dan saya akan berkata: Terima kasih Jokowi!!

Popular

SerikatNews.com adalah portal media Online, sebagai wadah media kritis anak bangsa yang menerjemahkan visi, mencerahkan itu sebagai keharusan, menyajikan tulisan-tulisan jernih dan transfomatif. SerikatNews.com merupakan media yang menyajikan berita-berita yang terpercaya sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Media SerikatNews.com bergerak diranah kampus bermaksud untuk membangun secara kolektif nalar kritis mahasiswa yang hari ini sudah banyak terkoptasi dengan dunia hedonisme. SerikatNews.com tidak memihak terhadap kepentingan satu golongan baik ras, suku, partai politik bahkan agama! Salam Tim Redaksi SerikatNews.com.

Copyright © 2017 Serikatnews.com - All Rights Recerved

To Top