Ini Skema Wujudkan Kedaulatan Garam Menurut Budi Sasongko

319
Foto: PT Garam menggelar kegiatan Jalan-Jalan Santai (JJS) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-72 di Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur
Foto: PT Garam menggelar kegiatan Jalan-Jalan Santai (JJS) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-72 di Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur

Sumenep,SERIKATNEWS.COM – PT Garam menggelar kegiatan Jalan-Jalan Santai (JJS) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-72 di Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017). Sebanyak 9.900 peserta terlibat dalam acara ini.

Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko mengatakan, dalam rangkaian peringatan HUT kali ini, spirit yang dibangun PT Garam segera mewujudkan kedaulatan garam nasional. Budi menjelaskan beberapa skema dan strategi yang akan dilakukan ke depan.

Sebagai persiapan awal, kantor pusat kembali ke Kalianget, Sumenep dari sebelumnya di Surabaya yang dilakukan pada Agustus 2018 mendatang. Perpindahan itu diakui Budi, untuk meningkatkan kebersamaan kerja dengan karyawan untuk mewujudkan kedaulatan garam nasional.

“Termasuk juga dengan stake holder utamanya dengan lingkungan dalam rangka mengawal penyerapan garam rakyat. Dengan perpindahan kantor ini, untuk mendekatkan diri ke sentra-sentra produksi sehingga bisa dipantau langsung kegiatan pertanian garam dalam rangka untuk meningkatkan produksi,” kata Budi ditemui di sela-sela kegiatan.

Diakui Budi, pihaknya juga melakukan penataan struktur organisasi. Budi akan menambah direktorat baru, yakni Direktur Pengembangan Usaha yang bertugas untuk melakukan ekspansi dan intensifikasi terhadap on farm PT Garam.

Dengan dilaksanakannya ekstensifikasi lahan, Budi yakin, ketergantungan impor garam bisa secara perlahan dikurangi dan kemudian dihentikan. Tak hanya garam konsumsi, kata Budi, dari lahan ekstensifikasi tersebut, PT Garam akan memproduksi garam industri dengan kualitas standar internasional.

“Untuk intensifikasi salah satu targetnya adalah tambak eksisting di Madura, yaitu bagaimana saya menambah 50.000 ton dari 350.000 ton tahun ini. Itu akan kami capai tahun depan,” terang Budi. (LAS)

Baca Juga:  Sejahterakan Petani, PT Garam Siap Serap Garam Rakyat