Jokowi: Demokrasi bukan Perang, Demokrasi bukan Permusuhan

20

SERIKATNEWS.COM- Perhelatan Pemilu 2019 mendatang diharapkan tidak mengganggu persatuan dan kesatuan. Presiden Joko Widodo berharap agar pemilu 2019 menjadi ajang demokrasi adu gagasan, bukan jadi arena peperangan dan permusuhan.

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia agar bersama-sama menjadikan Pemilu 2019 ini menjadi ajang demokrasi yang penuh kegembiraan. Demorkasi bukan perang, demokrasi bukan permusuhan tapi ajang mengacu gagasan, ajang mengacu ide, ajang mengacu rekam jejak, ajang mengacu prestasi,” ujar Joko Widodo usai mendaftarkan dirinya dan KH. Ma’ruf Amin di gedung KPU, Jumat (10/8/2018).

Joko Widodo menaruh harapan atas perbedaan politik yang ada tidak membuat komunikasi antar tetangga atau antar saudara menjadi terganggu. Kehidupan bermasyarakat harus tetap berjalan normal.

“Aset terbesar kita persatuan dan kesatuan, penting dan berharga yang perlu dirawat bersama,” tutur Jokowi.

Jokowi bersama Ma’ruf Amin resmi mendaftar sebagai bakal capres dan cawapres ke KPU. Kedatangan Jokowi dan Ma’ruf ini diiringi oleh seluruh parpol koalisi, Jumat (10/8/2018).

Baca Juga:  Perbaiki Iklim Politik, PSI Luncurkan Program Penggalangan Dana Publik