Opini

Kepahlawanan di Mata Kids Jaman Now

Kepahlawanan di Mata Kids Jaman Now

Oleh: Jeannie Latumahina

Sudah bukan jaman lagi berbicara mengenai kolonialisme masa lalu, disetiap kita memperingati Hari Pahlawan yang dirayakan setiap tanggal 10 November.Sebenarnya yang harus menjadi refleksi kita adalah bagaimana kita sungguh merdeka dan berdaulat sebagai sebuah bangsa yang maju dan sejahtera. Pemaknaan seperti hal tersebut sejalan dengan yang dikatakan Bung Karno, “Revolusi belum selesai!” dalam artian perjuangan masih panjang untuk mengisi kemerdekaan.
Dalam mengisi kemerdekaan, bangsa ini masih membutuhkan banyak pahlawan, tak lain tujuannya adalah untuk menciptakan Indonesia yang damai, bersih, maju, berdaulat seantero jagat raya! Indonesia yang bersih, dan bebas dari korupsi. Kita membutuhkan pahlawan- pahlawan yang berani untuk memberantas korupsi. Mengingat korupsi merupakan akar dari kehancuran sebuah negara.

Pahlawan yang berjuang memerdekakan setiap jiwa, rakyat Indonesia dengan tetap memegang teguh konstitusi, dalam kehidupan bernegara untuk menjadi berdaulat! Berdaulat secara politik, budaya, ekonomi, hukum, sosial dalam hubungan dengan semua dimensi yang terkait. Tindakan kepahlawanan yang diperlukan adalah berani untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas. Sebab karakteristik seorang pahlawan adalah berani, jujur, rela melakukan apa pun juga demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.

Karakteristik kepahlawanan akan semakin dinamis apabila sejalan dengan paradigma pemikiran kita yang diarahkan kepada kepentingan satu bangsa yang menjadi NKRI. NKRI dalam heroik pemikiran kebangsaan bersama bahwa “Rohnya kepahlawanan adalah semangat untuk mengisi kemerdekaan!
Tanpa semuanya itu, kita akan terjajah sebagai bangsa yang dengan mudah dapat diadu domba, dapat dipecah belah oleh berbagai kepentingan dan sekaligus terjajah sebagai bangsa yang malas.
Malas melakukan perubahan ke arah yang “lebih baik
Malas berfikir.
Malas membaca.
Malas belajar.
Malas bekerjadan segudang kemalasan lainnya”

Akhirnya kita kehilangan etos hidup berbangsa dan bernegara dalam setiap dimensi kehidupan. Kita kehilangan semangat! Roh Pancasila tergadaikan oleh budaya asing! Segala sesuatu maunya instant, serba cepat! akhirnya menghalalkan segala macam cara untuk mencapai tujuan. Semestinya kita memerlukan sebuah proses yang benar untuk mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa yang berdaulat. Bahkan dengan sengajapun “karena uang, jabatan, ketenaran seseorang dengan mudah melacurkan kode etik profesionalitas dan moralitas.

Dalam suasana memperingati Hari Pahlawan, berani tidak seseorang menolak melakukan tindak korupsi walaupun sebenarnya sedang ditawarkan banyak kepentingan? ketika penolakan tindak korupsi terjadi, tindakan tersebut sudah merupakan tindakan kepahlawanan.

Beranikah membuat lapangan pekerjaan baru, seperti membangun ekonomi kreatif? Contoh; Gojek dll. Sama seperti perjuangan pahlawan. Bayangkan disaat ekonomi sulit, dengan adanya transportasi online berapa banyak ekonomi keluarga bisa diselamatkan. Tetapi perlu peranan serta pemerintah , kebijakan untuk menyediakan lapangan kerja bagi mereka yang tersingkir karena kemajuan seperti tukang becak dan lain lain.

Beranikah kita menyediakan waktu, tenaga, pikiran kita mendampingi masyarakat desa,masyarakat ekonomi kelas bawah untuk mengajarkan sekaligus menjelaskan hak-hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara? mereka yang tulus, tanpa pamrih melakukan hal – hal tersebut juga adalah seorang pahlawan! Kita harus berani memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Bukan dengan teriakan menghasut atau provokasi seperti kelompok intoleran. Bukan juga dengan melacurkan profesionalitas pekerjaan demi uang, kekuasaan atau kepentingan pribadi.

Bahkan dalam hal sepele yang berdampak luas, seperti menerobos, main selonongan saat macet lalu lintas, apalagi yang melakukan tindakan sesat ini yang bersangkutan adalah pejabat publik! Jelas yang bersangkutan, sudah mencoreng makna kepahlawanan.
Dalam nuansa kepahlawanan penggunaan medsos sebagai sarana kritik membangun baik kepada pemerintah hingga perilaku life style yang salah!Kita dapat melakukan gerakan sosial untuk membantu menyelamatkan korban bencana atau korban ketidakadilan, dengan tetap berada pada jalur konstitusi yang benar.

Kepahlawanan itu harus dibarengi dengan sikap revolusioner dalam melakukan perubahan bagi harkat hidup rakyat. Sebagai contoh lulusan S2 namun berani turun langsung ke pelosok untuk membangun masyarakat daerah yang terpencil.Sebab kepahlawanan adalah mengisi kemerdekaan dengan cara-cara yang bertanggung jawab dan nasionalis. Sehingga lulusan luar negeripun malah milih pulang ke Indonesia lagi. Membangun bisnis kreatif yang berguna bagi masyarakat banyak.

Hanya mereka yang punya jiwa kepahlawanan yang mampu melakukan semua hal diatas. Orang-orang muda yang membangun bisnis kreatif, seperti Tokopedia Bukulapak Traveloka dll. Mereka semua adalah kid generasi now. Sudah ribuan orang yang tertolong ekonominya karena ada lapangan pekerjaan, dan kehidupan yang lebih baik.Kepahlawanan generasi milenial, contoh populer seperti Bapak Presiden Jokowi, ibu Susi menteri kelautan! para bapak dan ibu guru. Mereka itu para pahlawan dimasa sekarang.

Jangan pernah menjadi penghianat bangsa! yang setiap hari kerjanya menyebar hoax dan kampanye anti toleransi! Setiap orang yang mencintai NKRI harus berjuang, dan menemukan dirinya menjadi pahlawan. Seorang ibu rumah tangga berjuang tanpa pamrih dengan cinta kasih, bukan sekedar menyiapkan sarapan di meja makan, tetapi lehih dalam pemaknaannya adalah mempersiapkan generasi terbaik bangsa ini kedepan!begitu juga dengan seorang Bapa Keluarga dan seterusnya! Karena itu hari Pahlawan tidak hanya diperingati setiap 10 November, tetapi berlangsung setiap hari dalam kehidupan sehari-hari.

Menjadi Pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, sesama yang terdekat, bangsa dan negara! Menjadi warga negara yang baik, meningkatkan prestasi dalam kehidupan masyarakat dan bermanfaat. Hari Pahlawan sebagai semangat untuk berefleksi terhadap diri masing-masing! Bahwa saya dan anda adalah satu bangsa yang menjadi satu kesatuan NKRI! Bahwa saya dan anda adalah seorang pahlawan yang sejati.

Popular

To Top