LAKPESDAM PCNU Kota Yogyakarta Periode 2017-2022 Siap Bekerja

586

Yogyakarta,SERIKATNEWS.COM- Plt. Ketua Tanfidiyah PCNU kota Yogyakarta memberikan arahannya pada pembukaan Rapat Kerja pengurus LAKPESDAM PCNU kota, beliau berharap dengan adanya pergantian pengurus baru ini mampu bekerjasama dengan PCNU Kota dalam membangun dan memberi kontribusi yang jelas bagi pembangunan umat, terkhusus bagi warga Nahdiyyin di lingkungan kota Yoguakarta, Ponpes Ulul Albab, Sabtu, 25/11/17.

Selain itu, ia juga menambahkan sebagai ketua Plt. PCNU kota memberikan beberapa paparan terkait keadaan dan kondisi internal pengurus terkait kerja-kerja ke depan serta kondisi warga nahdiyyin di tingkat kota Yogyakarta.

Turut hadir dalam pembukaan Rapat Kerja (Raker) bapak Ainul Yaqin sebagai perwakilan pengurus LAKPESDAM PWNU Yogyakarta. Beliau berharap untuk adanya perubahan besar terkait kerja-kerja pengurus, tantangan pengurus NU di tingkat Kota Yogyakarta sangat berbeda dengan daerah-daerah yang lain yaitu terkait kultur masyarakat yang terbangun di kota Yogyakarta yang agak berbeda dengan daerah seperti di Sleman, Bantul, GunungKidul dan Kulonprogo, NU di daerah yang disebut itu lumayan kuat dibanding diinternal kota Yogyakarta.

Harapan lainnya, ialah pengurus LAPKESDAM yang sudah di SK dan dilantik untuk bekerja ekstra membangun, mengembangkan NU terkait LAKPESDAM kajian-kajian Islam Nusantara perlu dikaji lebih dalam dan meluas ke seluruh masyarakat. Islam sedang mengalami tantangan besar, terkait pemahaman Islam Radikal dan beberapa negara mengalami teror seperti Bom di tempat-tempat peribadatan.

Sebagi pengurus NU, kita perlu membentengi masyarakat terhadap pemahaman yang menyeleweng dari ajaran Islam sesungguhnya atau di NU yang mengusung Ahlu Sunnah Wal Jam’ah ( Aswaja ). Ujar, Ainul Yaqin.

M. Jamil juga menambahkan sebagai Ketua LAKPESDAM PCNU kota, harapannya program-program yang dibuat oleh jajaran pengurus akan mampu menjawab kebutuhan umat ataupun kebutuhan internal. Seperti contoh bidang media dapat menjadi komando untuk menangkal paham Islam Radikal melalui media sosial, melakukan pelatihan jurnalistik. Begitupum dengan bidang-bidang yang lain untuk berpikir jauh dalam membuat program kerja dengan basis-basis kajian.

Baca Juga:  Tahun 2019 Tanah Di Bali Sudah Sepenuhnya Bersertifikat

“Terakhir Ainul Yaqin menutup dengan kata-kata motivasi yaitu dengan mengurus NU tanpa embel-embel, insyaallah menjadi murid KH. Hasyim Asy’arie sebagai tokoh pendiri dan ulama nusantara. Dan acara ditutup dengan doa bersama yang langsung dipimpin oleh ketua PCNU kota Yogyakarta bapak Kyai. Yubaidi yang bertempat di ponpes Ulul Albab Sorowajan”, tutup Ainul Yaqin. (Hilful)