Limagoya Adakan Kembali Haul Almarhumah Al-Ariefah Billah Nyai Hj Himami Hafsyawati

147


Yogyakarta, serikatnews.com-
Sejumlah puluhan Alumni dan Santri yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Genggong Raya (Limagoya) kembali mengadakan khaul salah satu Muassis Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo yakni Almarhumah Al-Arifah Billah Nyai Hajjah Himami Hafsyawati di Pendopo Hijau LKiS Yogyakarta. Dalam rangkaian acaranya, kegiatan ini dimulai dengan berbuka puasa bersama, sholat tarawih dan ditutup dengan pembacaan surat yasin dan tahlil, Jumat (02/06).

“Acara ini, akan kita adakan secara istiqomah setiap tahun. Disamping haul Nyai Hafsya, kita juga selalu adakan Haul Kiyai Seppuh, Kiyai Syaifurridzal dan beberapa Muassis Genggong lainnya. Kegiatan ini, saya harap sebagai wujud konsistensi kita sebagai organisasi Alumni Pesantren.” ujar Zakiyuddin dalam sambutannya sebagai Ketua Limagoya.

Alm Al-Ariefah Billah Nyai Hj Himami Hafsyawati adalah istri dari Pengasuh kedua Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Alm. KH Hasan Syaifurridzal dan merupakan Ibunda dari KH Hasan Mutawakkil Alallah yang kini sebagai Ketua Tanfidiyah PWNU Jawa Timur.

Selain itu, acara ini juga sebagai pengenalan awal setiap anggota baru terhadap keorganisasian Limagoya. Terpantau sebanyak 5 Mahasiswa baru yang kemudian akan ditampung dalam organisasi ini.

“Limagoya merupakan satu-satunya organisasi di Yogya yang menaungi Santri Genggong yang sedang kuliah di Yogya. Alhamdulillah, selama 7 tahun saya kuliah, saya bersyukur ditakdirkan berproses, bersahabat dengan Limagoya. Melalui organisasi ini, segala kerinduan saya ke Genggong terobati.” ujar Abul A’la Al-Maududi, S.Sos. Salah seorang Alumni Limagoya

Dia juga mengingatkan, bahwa salah satu cara agar suatu ilmu itu barokah adalah dengan cara mengingat dan mendoakan guru.

“Semoga dengan acara ini, semua ilmu yang kita pelajari selama ini bermanfaat bagi sesama kita. Semoga juga, kita semua masih teraliri barokah dari guru-guru kita.”pungkasnya. (Erik Pablo)

Baca Juga:  Seorang Marbot Masjid di Yogyakarta Menghilang