Mahasiswa dan Tekad Kebangsaan

66

SERIKATNEWS.COM – Perjuangan bangsa Indonesia yang cukup panjang telah memberikan cerminan luhur nenek moyang dari zaman ke zaman, baik yang tersurat maupun yang terjangkau dalam kurun waktu sebelum maupun sesudah proklamasi kemerdekaan.

Nilai-nilai luhur perjuangan bangsa Indonesia secara bersinambungan dan bersungguh-sungguh dengan disertai tekad menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan kerukunan, dibutuhkan sebuah tekad dan semangat para kaum intelektual bangsa, yang dalam hal ini adalah mahasiswa.

Kedaulatan dan kerukunan NKRI sudah sepantasnya untuk kita jaga bersama, mengingat akhir-akhir bangsa kita selalu kedatangan tamu tak diundang bernama ekstrimisme dan radikalisme, serta selalu dihantui oleh setan-setan hoax dan isu SARA. Tentu ini adalah persoalan yang sangat krusial.

Persoalan-persoalan di atas tentu dimaksudkan untuk memecah-belah dan menggerus kedaulatan dan persatuan bangsa. Maka dari itu, semangat dan kebulatan tekad dari mahasiswa selaku generasi penerus, sangatlah diperlukan untuk menangkal segala persoalan yang mengungkung bangsa kita.

Dengan demikian, dalam rangka Sumpah Pemuda dan Pekan Pancasila dan Bela Negara, para mahasiswa Indonesia berkumpul di UIN Sunan Kalijaga, pada Kamis (01/11/2018) untuk menyatakan tekad bersama bahwa; akan senantiasa menjaga keutuhan NKRI dengan semangat kebhinnekaan, menjaga kerukunan antar golongan, berkomitmen bahwa Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 adalah hal yang tidak dapat diganggu gugat, mengamalkan ilmu dan bakti untuk keadilan dan kemakmuran bangsa Indonesia, serta membangun peradaban Indonesia dalam rangka meningkatkan martabat bangsa di mata dunia.

Sumpah dan tekad yang dipimpin oleh Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Romli Muallim didampingi Presiden seluruh kampus di Indonesia, dengan disaksikan Rektor seluruh Indonesia, dan Kementerian Sekretaris Negara, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc. Sc. Teks sumpah dan tekad mahasiswa tersebut kemudian diserahkan ke Kementerian Sekretaris Negara untuk kemudian diajukan kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Baca Juga:  PMII Rayon Pembebasan Resmi Dilantik

Harapannya, sumpah dan tekad mahasiswa yang digelegarkan mampu memberikan semangat kepada pemuda dan kaum intelektual lainnya, untuk bersama-sama membangun dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.