Menyambut HUT RI Ke-73, dengan Berbagai Perlombaan di Desa Jatiurip

131

Jatiurip kec. Krejengan Probolinggo,sangat antusian untuk merayakan Hari Kemerdekaan yang di isi dengan berbagai macam Perlombaan yang telah di selenggarakan warga masyarakat desa Jatiurip kec.Krejengan untuk menyambut HUT RI yang Ke-73.

Puluhan warga masyarakat Desa Jatiurip berkumpul untuk menyaksikan perlombaa-perlombaan 17 Agustus, seperti lari kelereng, voly, lari karung, tarik tambang, makan kerupuk, dan memasukan paku dalam botol. Namun tak hanya ana muda, banyak orang tua yang ikut dalam perlombaan tersebut tak kalah semangat.

“Hampir setiap tahun warga masyarakat Jatiurip semarak untuk menyambut Hari Kemerdekaan ini, yakni salah satunya dengan berbagai macam perlombaan, ” ungkap Haryanto salah satu warga yang mengikuti jalannya perlombaan tersebut. Kamis (10/08/2018).

Alasan Utama selain menjadi hiburan tersendiri, diadakannya perlombaan tersebut juga menjadi salah satu ajang silaturahim antar warga dan menghilangkan sekat antar kerajan maupun antar RT RW yang sering menimbulkan persekutuan sesama warga beserta menjaga keutuhankekeluargaan.

Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan ini dilakukan oleh semua pihak, baik di tingkat Organisasi, karangtaruna maupun di pendidikan. Di sekolah-sekolah, perayaan HUT RI inilah menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kemeriahan begitu terasa setiap kali memasuki masa Tujuhbelasan.

Menjelang 17 Agustus, untuk perayaan ini tidak hanya perlombaan, namun biasnaya sekolah-sekolah sudah berhias, kantor Kepala Desa pun di hiasi. Dekorasi khas kemerdekaan dipasang di sekeliling sekolah maupun sepanjang jalan seperti umbul-umbul merah putih, bendera-bendera kecil dan lainnya.

“yang membuat para peserta Lomba 17 an sangat antusias dalam perlombaan ini setiap momen Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus. Karena bisa bertanding di beberapa bidang perlombaan. Saya pilih salah satu perlombaan yakni Lomba Voly dan Tarik Tambang. Karena memang hobi di bidang olahraga tersebut. Saya harap bisa jadi juara kali ini,” katanya usai bermain”. Ujarnya salah satu peserta perlombaan

Baca Juga:  Optimisnya Serikat Buruh dan Apatismenya buruh

Menurutnya sebagai anak Muda Desa Jatiurip, ia harus mengisi kemerdekaan dengan berjuang dan berprestasi di satu bidang Perlombaan tertentu. Bukan hanya bersenang-senang atau hadiah yang di dapatkan, rasa kekeluargaan dan rasa kekompakan pun kita dapatkan.

Kepala Desa Jatiurip Kec. Krejengan, Shaleh Husni mengatakan perlombaan-perlombaan ini yang digelar pada perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia kali ini memang fokus di bidang Olahraga dan Kesenian. Selain karena salah satu keterbatasan waktu dalam menggelar beragam perlombaan.

“Di samping memeriahkan momen 17 Agustus, perlombaan ini sekaligus untuk mengembangkan minat bakat di bidang Olahraga untuk perlombaan antar Desa nantinya. Karena pengalaman, mencari pemuda-pemuda yang berminat di Event olahraga kalau mendadak itu sangat sulit. Kedepan kita juga akan membuka Ekstrakurikuler bidang Olahraga agar para pemuda-pemuda Desa Jatiurip kec.Krejengan yang berbakat dan berminat di bidang tersebut dapat terus dilatih dengan baik,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna, Rozak juga menyebutkan dalam sambutannya, kegiatan Perlombaan Tujuhbelasan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat Perjuangan para Pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Melalui lomba-lomba tersebut diharapkan Pemuda-Pemudi dan Masyrakat yang lainnya mengerti makna perjuangan setidaknya berjuang untuk meraih Prestasi di perlombaan-perlombaan yang ada.

“Pemuda-Pemuda perlu dibentuk mentalnya untuk merasakan kesatuan dan kebinekaan dalam Berbangsa dan Bernegara. Kecintaan pada Negara atau Nasionalisme perlu ditanamkan dalam diri setiap pemuda ini, apalagi di masa sekarang ini,” tambahnya.

Momen kemerdekaan inilah yang selalu ditunggu-tunggu. Suasana kompetisi antar kerajan maupun antar Rt, Rw, selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan HUT RI. Dari masa ke masa, lomba Tujuhbelasan selalu menyemaraknya suasana Desa Jatiurip.

Tidak hanya kemeriahan yang diharapkan, tetapi juga dapat mengajarkan makna perjuangan dan sikap menjaga kemerdekaan yang telah dirasakan selama 73 tahun tersebut. Semoga di hari Ulangtahun Kemerdekaan RI yang ke 73 ini, para Masyarakat dan Generasi Muda di Indonesia dapat lebih berprestasi di dunia internasional dan mengharumkan nama Bangsa sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.