Moeldoko: Kopassus Selalu Siap Jalankan Panggilan Negara dalam Penanggulangan Terorisme

482

SERIKATNEWS.COM– Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko menegaskan, Kopassus terus berlatih diri untuk menanggulangi masalah terorisme. Peran itu melekat, karena Undang-undang menyatakan demikian, tinggal menunggu momentumnya. Hal itu dikatakannya di sela-sela kegiatan jalan santai yang diselenggarakan oleh Korps Pasukan Khusus TNI di Markas Komando Pasukan Khusus Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu, 7 April 2018.

Kegiatan jalan santai tersebut juga merupakan bagian dari pelepasan 66 pesepeda yang akan menempuh perjalanan bersepeda dari Cijantung menuju ke Batujajar.

Moeldoko dalam kesempatan itu menambahkan, ”Jika suatu saat negara memanggil dalam posisi konflik dengan intensitas tinggi berkaitan dengan terorisme, TNI pasti hadir dalam urusan penanggulangan terorisme. Üntuk itu, Kopassus selalu berlatih.”

Foto: Ikuti Jalan Santai Kopassus di Cijantung

Dalam pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan, 19 Februari 2018 lalu, Moeldoko juga membicarakan masalah kerja sama pelatihan penanggulangan terorisme ini dengan militer Amerika Serikat. Sebelumnya, kerja sama antara AS dengan Detasemen 81 Kopasssus yang merupakan satuan khusus antiteror pasukan elite TNI tersebut sempat terhenti. Dalam pertemuan itu, keduanya menyepakati untuk melanjutkan kerja sama pelatihan tersebut.

Peran TNI dalam penanggulangan terorisme menjadi semakin vital setelah Panitia Khusus (Pansus) DPR yang bertanggung jawab merevisi Undang-undang Nomor 15 tahun 2003 tentang terorisme telah menyetujui dilibatkannya TNI dalam penanggulangan aksi terorisme.

Pelibatan ini akan memperkuat posisi TNI dalam mendukung dan membantu POLRI yang selama ini berada di garis depan penangggulangan dan pemberantasan terorisme.

Baca Juga:  Pertanian Tembakau Indonesia: Komoditas Strategis yang Ditinggalkan