Parpol Koalisi Prabowo-Sandiaga Tak Solid

17
Prabowo
Ilustrasi (Net)

SERIKATNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Pr, mendukung kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia mengungkapkan sejumlah alasannya memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01.

“Pertama, karena saya melihat Pak Jokowi ini sudah berbuat banyak selama lima tahun ini. Pembangunan yang dirasakan masyarakat Indonesia itu sudah jelas, mulai jalan tol, masalah pelabuhan, masalah airport, masalah industri, dan lain-lain,” kata Muchdi dalam sebuah video yang beredar.

Menurutnya, hal itu tidak dilakukan oleh presiden lainnya selama 15 tahun reformasi. Hal ini yang menjadi alasan Muchdi Pr mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Lebih lanjut, dalam video wawancara itu, Muchdi menyatakan Prabowo tidak akan bisa melakukannya lima tahun ke depan.

Sebab, Muchdi yang juga pernah menjabat Danjen Kopassus TNI AD mengaku sudah lama mengenal Prabowo sebagai kawan.

“Pak Prabowo itu kan kawan saya. Jadi, saya kira itu tidak bisa dilakukan Pak Prabowo lima tahun ke depan,” ucap Muchdi.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menilai bahwa dukungan Muchdi Pr kepada pasangan nomor urut 01 itu menunjukkan ketidaksolidan parpol koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Menurutnya, dukungan Muchdi adalah pilihan objektif karena mantan Deputi BIN yang cukup dekat dengan Prabowo itu justru memberikan dukungan kepada Jokowi.

“Dukungan Muchdi PR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Berkarya menunjukan bahwa parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi tidaklah solid,” kata Ace, Senin (11/2/2019).

Ia mengatakan, TKN menerima dengan tangan terbuka dukungan Muchdi kepada Jokowi.

“Bagi kami, siapa pun yang memberikan dukungan, tentu harus kami terima dengan tangan terbuka. Muchdi Pr selama ini dikenal sangat dekat dengan Prabowo,” imbuh politisi Golkar itu.

Baca Juga:  Bersama Gubernur Jabar, Kiai Maman kembali bersholawat Satu Jari