PASRA : Workshop Kepenulisan

Foto : Alfi/serikatnews.com
Foto : Alfi/serikatnews.com

Sumenep, serikatnews.com – Sebagai salah satu bentuk mengasah potensi menulis, santri juga mempunyai keinginan untuk mengasah. Sebagaimana kegiatan yang diselenggarakan oleh salah satu Organisasi Santri PP. Annuqayah Daerah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep, yang bernama Persatuan Santri Gapura (PASRA).

Seluruh pengurus dan sebagian anggota Persatuan Santri Gapura (Pasra) berkumpul dalam ajang Pekan Ramadhan yang bertempat di balai Desa Gapura Tengah untuk melaksanakan kegiatan Workshop Kepenulisan, yang diselenggarakan oleh pengurus bidang Kekaryaan dan Pengembangan Pers (KP2). Pelaksanaan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Jum’at-Kamis, 9-10 Juni 2017 M. / 14-15 Ramadhan 1438 H.

Pada pelaksanaannya, ada beberapa hal yang disuguhkan pengurus kepada anggota yang hadir pada kegiatan tersebut. Di antaranya adalah tentang belajar menulis berita, non fiksi, fiksi dan belajar manageman keredaksian bulletin, majalah dan tugas sesuai dengan job masing-masing.

Pada hari pertama, kegiatan ini sedikit ada hambatan yang biasanya berlangsung pada pagi hari, diundur ke siang hari (setelah salat jum’at) karena waktu yang tidak memungkinkan. Namun, kegiatan ini tetap berjalan dengan lancar yang juga difasilitatori oleh salah satu mantan pengurus Pasra KP2, Abd. Muqsith.

Dalam hal tersebut ada banyak dari beberapa seragkaian materi yang berkaitan dengan jurnalistik. Diantaranya, sebelumnya Abd. Muqsith menyamapaikan tentang masalah mencari tema, sudut pandang (sub angle), wawancara dan lain sebagainya. Mengenai masalah sub angle pemuda yang kebetulan kelahiran Gapura Tengah itu menekanakan bahwa harus benar-benar melakukaan observasi sesuai dengan apa yang terjadi di sekitar kita. Namun kebiasaan  membaca dan kebiasaan menulis tetap menjadi suatu rutinitas yang harus di tingkatkan.

Kagitan dalam selang waktu dua hari ini, pasalnya diikuti hanya oleh sepuluh orang anggota Pasra dan semua pengurus KP2 terbaru. “Kegiatan ini tidak mementingkan kuantitas aggota yang banyak, namun kami lebih menekankan  pada kualitas yang akan dihasilkan nantinya” ungkap Ketua Pasra Holilurrahman.

Baca Juga:  Bersama Menjaga Keberagaman

“Bagi saya, kegiatan ini dimaksimalkan dengan keanggotaan yang benar-benar disaring sedemikian rupa. Dan nantinya out putnya kita percayakan untuk megelola Pasra Punya Karya (Pakar), salah satu selebaran karya minggguan teman-teman Pasra” susul saifil Muiz, mantan Koordinator KP2 Pasra periode 2014—2015 M.

Setelah kegiatan sempurna selama dua hari, peserta dipercaya untuk mengelola kabar kegiatan Pasra selama bulan Ramadan. “Saya berharap kalian bisa mencermati, mengolah, menulis dan mempubliksikan serangkaian kegiatan Pasra selama Pekan Ramadlan ini” himbau Bambang Ilyasin,  mantan ketua Pasra. (Alfi)