PB PMII: Siap Latih Mahasiswa Lewat Sekolah Kader Maritim

203

SERIKATNEWS.COM– Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia berkomitmen membangun sector maritim dari beberapa aspek diantaranya potensi biota laut, pesisisr dan potensi pariwisata. komitmen tersebut dipastikan pada agenda tadarus maritime bersama kementerian kelautan dan perikanan republic Indonesia pada 2 juni 2018 di kantor PB PMII Jalan Salaemba Tengah Jakarta Pusat.

Ketua PB PMII Bidang Kemaritiman Ayi Sopwanul Umam mengatakan hasil dari tindak lanjut dari tadarus maritime akan melangsungkan pelatihan kader Maritim sebagai komitmen PB PMII mewujudkan Indonesia sebagai poros maritime dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki wilayah laut seluas 5,8 juta km² yang terdiri dari wilayah teritorial sebesar 3,1 juta km² dan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif 2,7 juta km², mempunyai 17.480 pulau dan memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km.

“Dengan potensi yang sedemikian besar, secara otomatis terkandung keanekaragaman sumber daya alam laut baik hayati maupun non hayati menjadikan sektor kelautan sebagai penunjang perekonomian penting bagi Indonesia maka kita pastikan kader – kader PMII yang tersebar didaerah di bisa mengelola itu,” ungkap Ayi Sopwanul Umam saat di wawancarai seusai kegiatan Tadarus Maritime PMII.

Pria kelahiran Cianjur Jawa Barat itu, ingin memastikan bahwa PMII Memiliki kader yang tersebar di 450 Cabang kabupaten kota. Selain potensi alam yang menjadi zona ekonomi PB PMII memiliki aset sumber daya manusia yang siap membangun ekonomi Indonesia.

“kami siap mengawal kementerian kelautan dan perikanan hingga target menjadi poros maritime dunia tercapai,” ucapnya.

sementara itu, Direktorat Jendral Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan siap bersinergi dengan PB PMII mengelola potensi maritime. Ia mendorong PB PMII agar menjadi garda terdepan dalam mengelola sumber daya alam hayati ataupun non hayati.

Baca Juga:  Batas Wilayah NKRI, Pemerintah Terbitkan Peta Mutakhir

“selain potensi dasar laut, saya mendorong PMII mengelola sector pariwisata karena di wilayah pesisir masih minim pengusaha yang konsen diwilayah itu,” pungkasnya