Pemda DIY Masukkan Industri Gula Semut Sebagai Paket Wisata

24
Pemda DIY Masukkan Industri Gula Semut Sebagai Paket Wisata
Ilustrasi (Net)

SERIKATNEWS.COM – Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan mengangkat industri gula semut ke dalam program wisata.

Paket wisata gula semut akan ditawarkan kepada wisatawan yang datang untuk bisa melihat potensi industri agro yang dikembangkan masyarakat Kokap di Kabupaten Kulonprogo.

“Gula semut ini akan menjadi bagian yang akan dikembangkan untuk mendukung potensi wisata alternatif yang sudah ada,” kata Aris Riyanta, Kepala Dinas Pariwisata DIY, di Kulonprogo, Rabu (19/9/2018).

Produk gula semut selama ini banyak dikenal di pasar ekspor. Sedangkan di Indonesia, produknya sangat terbatas. Salah satu daerah yang menghasilkan adalah di Kulonprogo, dengan produk gula semut yang cukup khas.

Produk gula semut Kulonprogo yang dikembangkan warga Hargotirto, Kecamatan Kokap, sudah mendapatkan sertifikasi sebagai produk organik. Hal ini akan menjadi nilai tambah, karena pasar manca butuh spesifikasi produk yang jelas.

“Gula semut banyak untuk diekspor, tetapi ada yang kembali dengan kemasan yang lebih mahal. Packaging harus dibuat lebih menarik,” tuturnya.

Dinas pariwisata juga akan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk pengembangan kualitas produk, maupun dari sisi pemasaran.

“Sangat mungkin dibuat produk turunan dari gula semut, agar para perajin mendapatkan nilai lebih,” ucap Aris.

Menurutnya, gula semut harus disinkronkan dengan potensi wisata yang sudah dikenal lebih awal. Produk ini harus sebagai kuliner untuk melengkapi potensi wisata. Tidak lengkap orang berwisata tanpa ada kuliner untuk dinikmati.

“Kami akan menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) untuk mengenalkan Hargotirto secara lebih luas termasuk gula semutnya. Asita (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) akan memasukan Hargotiro ke dalam paket wisatanya,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulonprogo, Niken Probolaras menyambut baik wacana ini. Produk gula semut akan dijadikan salah satu cinderamata pariwisata di Kulonprogo. Untuk itulah butuh dukungan dari sektor wisata.

Baca Juga:  Legenda Masyarakat Warnai Pantai Batuhoda

Mantan Kepala Dinas Perdagangan ini tidak menepis gula semut lebih familiar di pasar ekspor dibandingkan di dalam negeri. Hampir seluruh negara menjadi tujuan pasar produk gula semut Kulonprogo yang telah bersertifikat organik.

“Kalau ini bisa masuk ke hotel, atau restoran pasti usaha ini akan lebih berkembang,” kata Niken.