Pengeroyokan Berujung Penjarahan Kamar Kost

362

Berawal dari kejadian penyerangan oleh sekelompok orang yang terjadi pada tanggal 14 Januari 2018 bertepatan dengan hari pengetesan siswa IKS PI ranting Gambiran. Kronologi kejadian berawal pasca pengetesan siswa, beberapa orang yang dicurigai adalah kelompok silat dari perguruan lain melakulan penyerangan terhadap beberapa pendekar IKS PI yang sedang menuju kost pasca pengetesan. Kelompok yang menyerang ini tanpa maksud dan tujuan, langsung melakukan pengahadangan serta menyerang. Alhasil, kelompok itu mulai memprovokasi dengan melempar batu, kemudian sengaja atau tidak kelompok itu meninggalkan motor yang diamankan oleh pendekar IKS, ujar saudar Eros.

Tidak sampai disitu, persoalan kembali berlanjut. Kelompok itu menyerang kost pada tanggal 14 Januari sekitar pukul 17:00 Wib,  salah satu pendekar IKS, saudara Eros yang kostnya diobrak-abrik oleh massa ýang tidak dikenal. Massa itu kemudian melakukan penjarahan barang-barang dikamar kost seperti mengambil surat-surat penting serta sabuk IKS dan seluruh atribut yang ada. Menurut saksi saudar Primus yang berada di lokasi melihat sendiri massa aksi mengobrak-abrik kamar kost korban.

Kejadian ini mengundang perpecahan diantara perguruan silat yang berada di Yogyakarta. Saudara Eros dalam wawancara menyatakan bahwa kami memiliki niat baik dengan melaporkan langsung kepada Polsek Banguntapan Bantul. Harapannya pihak yang berwenang dapat menyelesaikan kasus yang sudah dilaporkan itu, barang-barang seperti surat-surat penting segera dikembalikan dan terutama seluruh atribut perguruan IKS PI. Sebab yang ditakutkan adalah pengambilan atribut perguruan bagi seluruh warga IKS adalah hal yang dapat merusak citra perguruan. Atribut itu didapat dengan latihan keras serta perjuangan yang berdarah-darah, maka tidak sembarang atribut perguruan digunakan dan diambil, apalagi secara paksa. Lanjut saudara Eros.

Baca Juga:  PPP DIY Tidak Akan Mengikuti Pileg 2019

Sedangkan pihak kepolisian sedang memproses kasus ini dan kembali memanggil pelapor saudara Eros untuk kembali menghadap ke kantor Polsek Banguntapan Bantul pada hari Kamis 18 Januari 2018, pukul 10:00 Wib.

 

Wakil Ketua Lakspesdam NU Kota Yogyakarta, Kader PMII Jogja