Peran Perempuan Dalam Dunia Politik

Foto : Dokumen Pribadi

Oleh: Endang Rahayu Natadipura BA*

Seikatnews.com,-Perempuan sebagai makhluk yang sangat lembut, sifat ke ibuan yang tidak dapat di pisahkan dalam kehidupan kesehariannya, mengatur semua hal dalam waktu bersamaan.

Namun zaman yang semakin berubah membuat pada akhirnya perempuan mempunyai hak-hak yang sama dengan laki-laki, di beberapa Instansi pemerintahan dan juga Swasta wanita telah banyak berkarier dan sama kedudukan nya dengan Pria.

Di sisi lain, misalnya, perempuan ketika masuk ke dalam dunia Politik ini adalah hal yang sudah wajar namun perempuan, tetapi anehnya ketimpangan-ketimpangan selalu terjadi, dan yang menjadi faktor itu adalah kuatnya budaya patriaki, perempuan selalu di artikan sebagai mahluk yang lemah.

Bukti kongkrit dalam keseharian seorang wanita mampu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu bersamaan, contoh ,benazir bhuto, beliau begitu gigih perjuangkan nasib bangsa dan negara nya, Ibu kita Kartini pun demikian beliau tidak ingin wanita bodoh dalam semua hal, begitu banyak perjuangan dan pengorbanan kaum perempuan kemajuan bangsa dan negara ini.

Perorangan, sosial (di lingkungan di mana dia di besarkan), karakter, dan garis keturunan, di Indonesia ini tidak dapat di pungkiri dengan 3 hal tersebut. Paradigma seorang wanita tidak terlepas dari kodrat nya, untuk mengasihi, memberikan perlindungan, namun tidak semua wanita dapat seperti itu, dan ini kita kembali melihatnya kemudian di sosial mana mereka berada, karna terkadang realitas yang membentuk kehidupan sosial, pertanyaannya, apakah kita akan di bentuk oleh realita, atau kita yang akan membentuk realita itu.

Perjuang kesetaraan ingin wanita sejajar dengan Pria, dan berikan wanita kepercayaan ikut sama sama berjuang, andil dalam pembangunan. Diskriminasi persepsi terhadap wanita lemah, dan tidak dapat melakukan tugas mereka, itu adalah seorang Pria yang tidak mau wanita berada di atas nya, pikiran pria seperti ini adalah pria Egois, yang menggangap Wanita tetap Mahluk lemah, dapatkah Pria tersebut menyelesaikan pekerjaan dan waktu yang bersamaan???
Contoh seorang ibu rumah tangga dalam keseharian nya, dia mampu mengurus anak, mengepel lantai sambil mencuci, kemudian masak, dan semua di selesaikan hanya dalam hitungan jam saja, imagine bukan? Itu artinya ketika seorang wanita menduduki satu kursi pemerintahan, swasta atau dalam dunia Politik maka wanita mampu melakukan nya, jangan anda berkata, ” ah itu di rumah yang anggota keluarga nya tidak seberapa”, menurut saya mengawali keseharian dan terus melakukan  rutinitas yang sama itu adalah pondasi kuat yang sudah ada pada diri wanita, tinggal bagaimana kemudian wanita tersebut mengatur pekerjaan nya ketika menduduki kursi pemerintahan, swasta dan politik.

Baca Juga:  Telaah Peluang dan Kekuatan Para Cawapres Jokowi

Zaman bergerak sudah semakin berubah, pola pikir bagi pria yang masih kuno dan menganggap wanita lemah, ini sebuah tindakan diskriminasi terhadap peran perempuan.

*Ketua Umum Lingkar Merah Putih Nasional