Opini

PERFORMANCE AND LEGITIMATE SERIKAT NEWS

Ilustrasi Media Online. (Foto : net)

Oleh: Bumi Rozikin

Akhir-akhir ini, perkembangan ilmu pengetahuan sangat pesat merasuki kehidupan sosial masyarakat. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi informasi yang setiap waktu mengalami pembaruan. Perkembangan ini membawa masyarakat semakin mudah dalam mengakses sesuatu yang mereka cari dan ingin diketahui. Karena setiap orang hampir pasti sudah mempunyai handphone-pintar yang mendukungnya dapat menjelajahi segala informasi yang ada di belahan dunia. Dengan demikian sebuah pepatah yang menyebutkan “informasi dalam genggaman” saat ini sudah terwujud.

Perkembangan ini menyebabkan setiap orang berhak untuk mengakses sesuatu yang ingin mereka ketahui, termasuk hak untuk menyampaikan informasi yang diketahuinya. Namun, dengan kemudahan mendapatkan dan memberikan sebuah informasi, terkadang ada dari kita yang dengan sadar menyebarkan informasi bohong (hoax). Informasi bohong ini terkadang sengaja diciptakan untuk membuat situasi chaos dalam masyarakat dengan tujuan membelah persepsi tentang suatu tatanan yang sudah mapan dan tertata.

Dalam kasus di atas, media online menjadi media yang tertuduh dalam melancarkan berita-berita hoax itu. Hal ini dikarenakan setiap orang dengan mudah dan gampang membuat portal berita yang berbasis online. Serikatnews.com termasuk sebagai media online baru yanh mempunyai tantangan tersendiri dalam mengarungi persaingan wacana dengan media-media online lainnya yang sudah lebih dulu bergerak di jejaring online. Di sini, Serikatnews.com perlu menentukan posisi  di arah mana ia bergerak.

Bourdieu telah memetakannya dalam tiga posisi yang disebutnya sebagai situasi legitimatif. Dalam situasi ini, sebuah lembaga ataupun individu menjadi tahu akan seperti apa ranah yang dijalaninya. Pertama adalah legitimasi borjuis, yaitu sebuah posisi yang mengutamakan pada kekuatan modal.  Di sini, apakah berita yang diterbitkan oleh Serikatnews.com hanya untuk membuat senang penyokong dana media ini(?). Sehingga, aspek kenetralan sebuah berita perlu dipertanyakan(?).

Kedua, legitimasi popular. Pada posisi ini, Serikatnews.com mempunyai peluang besar bersaing dengan media online lainnya karena berita yang diterbitkan hanya bersifat ringan sesuai dengan perkembangan berita yang popular dikonsumsi warganet. Dengan mengambil posisi ini, Serikatnews.com juga berpotensi menaikkan rating pengunjung sehingga membuat pihak iklan meliriknya, dan meraup dollar semaksimal mungkin.

Ketiga, legitimasi spesifik. Pada posisi inilah banyak media yang sulit mencapainya karena membutuhkan konsistensi berita/wacana yang ikonik tentang sebuah pemikiran. Di Indonesia sendiri hanya terdapat beberapa media yang bisa mendudukinya. Dalam posisi ini, tidak hanya konsistensi yang diperlukan, tapi juga kritis-analitis serta solutif menjadi hal yang tak terpisahkan

Kembali lagi pada peranan Serikatnews.com dalam “membangunkan” Indonesia, terutama generasi mudanya. Serikatnews.com mempunyai tantangan yang sangat kompleks, karena, media ini lahir dari rahim-ideologis mahasiswa progresif yang peduli terhadap persoalan bangsa. Maka, menjadi tidak sinergis pada akhirnya, apabila Serikatnews.com hanya menjadi media mainstream seperti media online yang sudah-sudah.

Pengambilan-posisi di muka, bagi penulis, sangat penting dilakukan sebagai upaya menambah referensi positif warganet–atau yang lain–dalam hal mencari rujukan pengetahuan yang komprehensif  mencerdaskan. Berkaca pada perkembangan media online akhir-akhir ini, penulis menemukan perkembangan yang tidak mengenakkan karena target utamanya adalah kepopuleran medianya sehingga terkadang unsur kritisnya terabaikan karena yang dikedepankan hanyalah kepopuleran beritanya semata.

To Top