News

Sikat Saja Para Teroris Itu

Ilustrasi teroris (Gembong/Kriminalitas.com

Akar masalah persekusi dan terorisme di negeri ini adalah menyebarnya doktrin radikalisme agama yang sampai saat ini para pelakunya dibiarkan bebas berkeliaran dimana-mana. Dan sebagian yang ketangkappun tidak mendapatkan sanksinya yang berat hingga tak membuatnya jera.

Lebih jauhnya lagi intellectual dader di belakang mereka juga malah menjadi pejabat-pejabat penting yang masih terus menerus melebarkan sayap pengaruhnya. Merekalah para politisi-politisi gagal, dan yang sebagian lagi berhasil meraih kekuasaannya dengan menghalalkan segala cara, diantaranya dengan terus menerus menyebarkan sentimen SARA.

ilustrasi terorisme /istimewa

Untuk mereka yang telah tertangkap telah melakukan persekusi atau teror seperti yang terjadi di Bandung dan di Jogyakarta ini, hanyalah pelaku-pelaku kecil di lapangan saja, sedangkan aktor intelektual (intellectual dader) nya di antaranya adalah mereka-mereka yang saya sebutkan sebelumnya. Mereka itulah yang harus segera dihabisi.

Solusi: segera tangkapi dan proses para penyebar doktrin radikalisme agama. Beri sanksi mereka yang berat hingga membuat mereka dan para pengikutnya jera, dan peristiwa persekusi dan terorisme seperti itu tak terjadi lagi.

Pemerintah jangan lagi terlalu banyak berdiplomasi untuk menutupi ketidak beraniannya melawan para teroris di negeri ini, sebab jika Pemerintah bersama aparatur POLRI dan TNI nya sudah berani memulai perang terbuka melawan para teroris berjubah agama, rakyat juga akan segera bersatu untuk menumpas mereka.

Perpecahan bangsa selama ini terjadi juga karena ketidak tegasan sikap pemerintah dalam menghadapi musuh-musuh negara yang anti Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Sikat saja mereka segera, dan pemerintah akan mendapatkan aplaus dari rakyatnya. Merdeka !

*Penulis Advokat dan Penulis, serta Pemerhati Masalah Politik dan Kehidupan Beragama.

1 Comment

1 Comment

  1. Donny Sumolang

    Februari 15, 2018 at 11:07

    Penyebar ajaran radikal sudah masuk ke semua lini dan sendi di Repoblik ini, dari Media cetak, Elektronik, semua departemen dan angkatan, politik, pemerintahan,tidak terkecuali penegak hukum, awalnya hanya ingin exis dengan apa yg di anut dan diyakini, berkembang menjadi radikalisme karena ada persaingan umat lain yg bertumbuh karena perkembangbiakan atau mutasi dan rasa persamaan keyakinan yg tinggi serta menimbulkan solidaritas yg salah dengan akibat terjadinya radikalisme serta tindakan yg membabi buta.
    Pembiaran terhadap faham radikal yg berujung terorisme karena faktor yg sudah sy sampaikan diatas. Intinya faham radikal ini sudah masuk kesemua sendi urat dan pembulu darah di repoblik ini. Hanya pemimpin yg berjiwa besar,bijak dan pemberani yg mampu melepaskan paham radikalisme yg melahirkan teroris di Negri ini, yg mampu merubah dan menyingkirkan oknum intelektual penyebab persekusi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top