Singkong Manggu Purbalingga Dilirik Indofood

15
singkong
Ilustrasi (okezone)

SERIKATNEWS.COM – Upaya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Mulia di Purbalingga tidak sia-sia mengembangkan singkong manggu. Pasalnya, PT Indofood Fritolay Makmur tertarik untuk menjadi penyerap (offtaker) singkong dengan nama latin manihot esculenta itu.

“Kami sudah teken kontrak dengan Indofood Fritolay Makmur sehingga hasil panen singkong manggu dari Desa Karanganyar dijual ke perusahaan tersebut,” kata Kepala Desa Karanganyar, Tofik di Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Tofik juga mengatakan kerja sama yang dilakukan oleh BUMDes Berkah Mulia dan Indofood Fritolay Makmur telah berlangsung sejak 2018. Sejak saat itu, petani di Desa Karanganyar mulai merasakan keuntungan yang diperoleh dari menanam singkong tersebut.

Menurutnya, salah satu daya tarik singkong manggu yang mampu memikat anak usaha Indofood adalah ukurannya yang besar dan rasanya cocok untuk dijadikan sebagai bahan baku makanan ringan yang diproduksinya.

“Kebetulan tanah di Desa Karanganyar cocok untuk budi daya singkong manggu. Saat sekarang luasan tanaman singkong manggu di desa kami mencapai 10 hektare, 7 hektare di antaranya dikelola BUMDes Berkah Mulia dan 3 hektare lainnya dikelola petani,” ujarnya.

Setiap hektare lahan ditargetkan mampu menghasilkan singkong manggu hingga 25 ton. Adapun harga jual singkong manggu dari petani ke perusahaan berkisar Rp1.400-Rp1.800 per kilogram.

Tofik mengatakan dengan adanya kerja sama tersebut, ada kepastian garansi harga yang didapatkan pascapanen sehingga memudahkan petani maupun penggarap lahan singkong dalam menghitung keuntungan dari hasil panen.

Baca Juga:  Serikat Buruh Jawa Tengah Peringati Hari Buruh