Benarkah Golkar Ingin Mengisi Menteri Berusia Muda? Ini Paparnya Wasekjen Golkar

14
Wasekjen
Ilustrasi: Net

SERIKATNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai rencana akan mengangkat menteri berusia muda di kabinet periode kedua. Rencana itu langsung mendapat respons dari Wasekjen Partai Golkar, Maman Abdurrahman. Pasalnya Maman sangat sepakat dengan rencana menteri muda tersebut.

Maman mengatakan bahwa menteri berusia muda itu sangat dibutuhkan oleh negara saat ini. Di zaman milenial (muda-muda) sudah saatnya Indonesia memberikan jawaban pada tantangan global di masa yang akan datang.

“Sudah saatnya yang muda-muda ini diberikan kepercayaan. Karena di tengah situasi tantangan global yang sangat dinamis dan terjadi percepatan yang sangat luar biasa ini dibutuhkan karakteristik anak muda yang masih berani take a risk dan cenderung memiliki sebuah keberanian untuk melakukan inovasi-inovasi baru,” ujar Maman melalui keterangan tertulisnya yang diterima SerikatNews, Kamis (15/8/2019).

Maman sangat yakin dengan langkah-langkah yang diambil Presiden Jokowi, bahwa akan memilih sosok terbaiknya untuk duduk di kursi menterinya. Sebab dalam menjalankan visi-misi kepresidenan tentu membutuhkan kapasitas dan kapabilitas yang betul-betul membidangi.

“Saya sebagai bagian dari generasi milenial sangat mengapresiasi dan mendukung penuh. Namun tentunya tetap jangan hanya muda saja, tapi juga punya kemampuan bisa bekerja secara baik,” kata Maman.

Dalam penyusunan kabinet dalam periode kedua ini, Jokowi mempunya otoritas. Maka dari itu, Jokowi berhak dalam penyusunan kabinet dan memilih sosok yang betul-betul mempunyai kemampuan yang maksimal agar visi-misi presiden semuanya terealisasi.

“Saya meyakini Pak Jokowi sudah punya pengalaman dari rasionalisasi dalam penentuan komposisi kabinet. Bagi kami yang terpenting orang yang bisa bekerja dengan cepat serta memiliki kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman yang terus bergerak cepat,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan pimpinan redaksi media massa di Istana Rabu (14/8/2019) kemarin, Jokowi mengungkapkan desain kabinet di periode keduanya, dari usia, latar belakang, hingga kementerian baru. Adapun hasil dari pertemuan itu adalah menteri muda ini berusia di bawah 30 tahun. “Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun,” pungkasnya.

Baca Juga:  Menko Polhukam Apresiasi Kemajuan Daerah Dalam Pelayanan Publik Berbasis Teknologi