Connect with us

Ekonomi-Politik

Bulan Maret Mendatang, Kartu Pra Kerja Bakal Diuji Coba di Jakarta dan Bandung

Published

on

airlangga

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah sedang mengembangkan ekosistem program Kartu Pra Kerja untuk pengangguran. Pada saat ini, jadwal peluncuran program itu telah disusun.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) ditargetkan selesai pada bulan Desember 2019. Setelah aturan terbit, pemerintah akan mempersiapkan project management office (PMO).

“Kemudian bulan Maret dan awal April akan ada pilot atau uji coba di dua kota, rencananya di Jakarta dan di Bandung, dan basisnya adalah aplikasi,” kata Menko Airlangga, Rabu (11/12/2019).

Menurut Airlangga, uji coba awal itu akan diperluas di berbagai kota di Indonesia pada April hingga Agustus 2019. Apabila uji coba berjalan dengan baik, maka program ini akan diluncurkan secara resmi pada bulan Agustus.

Mantan menteri perindustrian itu mengungkapkan bahwa sejumlah pelatihan sudah disiapkan yang terkait berbagai industri mulai dari pertanian hingga ekonomi kreatif. Pelatihan bisa dilakukan secara online maupun offline di samping memperoleh insentif.

Dari sisi permintaan, pemerintah akan menyiapkan kebutuhan tenaga kerja, terutama proyek strategis nasional pemerintah dan proyek swasta. Kebutuhan ini nantinya akan disaring dari data BKPM, kementerian sektor, dan lain-lain.

“Nah yang sedang disiapkan dalam ekosistem itu adalah platform digital, financial technology, kemudian dari job portal-nya,” ucapnya.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk program Kartu Pra Kerja pada 2020. Dari anggaran tersebut, kata Airlangga, kuota peserta program antara tiga hingga tujuh juta orang.

“Jadi kalau modal kerja nanti kita punya program yang kredit usaha rakyat dan yang lain. Jadi kita tidak campur antara pelatihan dan program-program lain. Ini (Rp10 triliun) murni untuk pelatihan,” katanya.

Advertisement

Popular