Connect with us

News

Di Kampung Ini Ada Tradisi “Huweh-Huweh” Setiap Malam 21 Ramadhan

Published

on

Sumber: Lunpia.com

Serikatnews.com – Ada tradisi unik di perkampungan Yudamenggala, Demak, Jawa Tengah yang dinamakan “Huweh-Huweh”. Tujuan tradisi tersebut untuk mengeratkan rasa sosial di masyarakat.

Warga Kampung Yudamenggala, Aida Hidayah mengatakan, tradisi itu konon dipelopori oleh Sunan Kalijaga yang makamnya ada di sekitar kampung itu. “Proses “Huweh-Huweh”-nya seperti ini. Jadi setiap rumah diharuskan menyiapkan satu macam makanan. Makanan berupa jajanan dari yang ringan seperti permen, snack sampai yang berat, seperti bihun/mie goreng, rujak, jus buah, jajanan pasar, dan sebagainya,” ujarnya kepada Serikatnews.om pada Jumat (16/6).

Aida melanjutkan, terkadang ada juga yang menyiapkan balon atau bunga plastik buatan sendiri. Menurutnya, adanya benda-benda tersebut merupakan produk ijtihadi kontemporer yang peminatnya sudah barang tentu anak-anak.

Dia menjelaskan, tradisi tersebut dilaksanakan setiap tanggal selikuran (21) bulan Ramadhan dan berlangsung setelah magrib. Pada malam itu, kata dia, semua keluarga menyiapkan meja kecil di depan rumah dan meletakkan makanan mereka.

“Seorang anggota keluarga duduk menunggui makanan tersebut. Anggota yang lain membawa nampan berisi makanan milik mereka dan siap untuk menukar dengan yang lainnya,” ujar Aida.

Mereka datang dari satu rumah ke rumah lainnya alias door to door, menukar dengan makanan yang lainnya. Untuk awal, biasanya tidak pilah-pilih.

Menurut perempuan yang juga dosen di UIN Sunan Kalijaga ini, bila makanan milik sendiri habis, barulah memilih-milih makanan mana yang mau dibuang alias ditukar dengan yang lain, yang lebih menarik.

Dia menerangkan, bila di jalan bertemu dengan temannya, ada juga yang saling menunjukkan hasil perolehannya yang intinya saling bertukar informasi tempat makanan yang enak. “Kalau sudah fix makanan yang dibawa menarik untuk disantap, mereka pun pulang. Acara selesai menjelang isya’ dan keluarga siap untuk pesta makanan,” tutur ibu satu anak ini.

Baca Juga:  Perempuan Penghayat dan Komitmen Kebangsaan

Diketahui, Yudamenggala merupakan kampung yang lumayan besar dibanding yang lain. Konon katanya, dulu merupakab perkampungan panglima perang kerajaan Demak. Jalan perkampungannya memanjang, bila ditempuh dengan berjalan kaki sampai ujung pasti lelah.

Yang juga unik dan bikin lebih seru, kata Aida, sepanjang kegiatan berlangsung, ada satu lagu yang dinyanyikan di mushola di tengah-tangah kampung, contohnya “Weh Huweh Sariban Membleh-membleh”, diucapkan berkali-kali dengan nada khas.

“Kadang diganti dengan nama orang di kampung saya, misalnya “Weh Huweh Lek Tarno Membleh-membleh,” kata Aida. (Arif K Fadholy)

Advertisement
Advertisement

Terkini

News2 jam ago

BNPB Gunung Semeru Siapkan Tempat Pengungsian Warga

SERIKATNEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau kepada warga yang pemukimannya tidak jauh dari Gunung Semeru untuk tidak melakukan aktivitas...

News2 jam ago

Deformasi Gunung Merapi Ada 6 Periode

SERIKATNEWS.COM – Sumber tekanan magma di Gunung Merapi Yogyakarta, saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer di bawah puncak. Hal itu...

Pendidikan2 jam ago

Butuh Protokol Tambahan untuk Sekolah Tatap Muka

SERIKATNEWS.COM – Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengatakan bahwa keputusan untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah perlu melibatkan sejumlah...

News6 jam ago

Tak Hadir Saat Dipanggil Penyidik, HRS Muncul di Reuni 212 dan Minta Maaf

SERIKATNEWS.COM – Reuni 212 digelar secara virtual dengan dihadiri oleh puluhan tokoh, baik dari tokoh agama, nasional dan aktivis, Rabu...

Ekonomi9 jam ago

Pengrajin Batik Rahma Yeni Berbagi Ilmu dengan Kaum Perempuan

SERIKATNEWS.COM – Permintaan batik Sampan di Desa Sungai Kasai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang dikembangkan Rahma Yeni semakin banyak....

Hukum11 jam ago

Salah Sasaran, Pendukung Habib Rizieq Geruduk Rumah Ibunda Mahfud

SERIKATNEWS.COM – Puluhan orang mengepung rumah ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Pamekasan,...

Peristiwa12 jam ago

Ratusan Rumah di Jombang Terendam Banjir

SERIKATNEWS.COM – Dua sungai meluap mengakibatkan 474 rumah penduduk Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang terendam banjir. Sebanyak 60 warga setempat...

Populer

%d blogger menyukai ini: