Connect with us

Puisi

Puisi-puisi Zainur Rahman

Published

on

Puisi
© wallhere.com

Kepada Zulfa

Hanya padamu Zulfa,
Malam yang mulai mengiris tubuhku
Telah meneteskan senyum yang tersulam dari bibirmu

Awan berkerumunan menghampiri rembulan
Memberitakan peristiwa itu pada beburung yang mulai mendengkur di punggung gemintang
Tapi apakah hanya kerlip matamu bergelombang
Membuat berhenti deru lautan mengumandangkan
Kepekatan rasa yang masih mengambang di pesisiran pantai selatan

Barangkali arwah penghujan mengantarkan kita
Menuju bilik-bilik yang telah kita tapaki
Bersama kesetiaan, bersama perasaan

Jika rinduku adalah buih lautan
Akan kukais bersama perahu kecil
Yang di dalamnya aku dan kamu sebagai pengantin
Berlayar mengarungi bentang bahtera
Sebelum senja benar-benar menjadi kecewa.

Arek Lancor, 2020

Prolog Rindu

Saat cipratan air tak mampu memeluk kuntum bunga sepatu di tubuh pagi
Maka basahnya telah mengubur jelaga di mata peri
Tampaklah tempiasnya, menyerap tinta dalam pena
Mewarnai tepian rasa segera lara
Karena mungil tangannya mengasini setiap jeda kata-kata

Bersamaku kumpulkan deraumu menjadi buku
Lembarannya merangkum segala peristiwa
Yang tak selurus garis pemisah frasa
Nomor halaman mengepulkan asap dari puntung rokok setengah terbakar kembang marda
Menyampul lalu menyimpulkan
Bahwa tak perlu judul untuk memulai percakapan sore itu

Tapi apakah awan di bibir senja
Rela menghitamkan semampai tubuhnya
Meneteskan rintik pada cangkir kopi
Maka kuaduk, kucampur dengan gula semanis puisi.

Pesisir Branta, 2020

Mengenang Rasa

Sudah cukup puas
Engkau goreskan cinta namun belum membekas
Sehingga daun penuh rindu
Yang aku semai ketika melepas sendu
Selalu engkau abaikan
Tanpa melambai tangan padaku

Aku cukupkan pada duri mawar
Jangan teruskan langkah yang masih sukar
Untuk menemukan kerling mata
Yang selama ini belum menguncup menjadi rasa

Baca Juga:  Puisi-puisi Firmansyah Evangelia

Hanya derap yang selalu mengendap dalam ucap
Perihal mengenang yang ingin selalu ku dekap
Antara turbin rasa cinta
Sehingga lunglai pada sebaris kata

Aku tak hiraukan burung-burung jingga
Yang higgap di ranting jiwa
Tanpa memberi kabar bahagia
Lalu pergi meninggalkan luka.

Pamekasan, 2020

Menatap Bulan Juni

Kalau boleh angan tanggalkan harapan
Pada daun jatuh di kening mentari
Agar senyummu yang menawan
Selalu tersinggung tanpa paksaan

Aku yang mendambakanmu jauh hari
Sebelum Bulan Juni menyapa diri
Barangkali kulihat hujan
Menjelma wajahmu tak berkesudahan.

Prenduan, 2020

Kapal

Kucoba selalu berlayar
Di lautan sabar,
Hingga kutemukan
Senyummu untuk terdampar.

Pesisir Branta, 2020

Advertisement

Terkini

News27 menit ago

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Bakal Tambah 2 SPKLU di Lampung

SERIKATNEWS.COM- Guna mendukung terbentuknya ekosistem kendaraan listrik, PT PLN (Persero) bakal menambah dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di...

News2 jam ago

Rusia, AS dan Nato Semakin Memanas

SERIKATNEWS.COM – Hubungan antara Rusia dengan AS dan NATO semakin memanas. Apalagi ditambah Rusia yang mengumumkan akan menggelar Latihan militer...

News14 jam ago

Langkah-Langkah PLN Jelang Implementasi Regulasi Nilai Ekonomi Karbon

SERIKATNEWS.COM- PT PLN (Persero) siap memberikan kontribusi dan telah memantapkan langkah-langkah strategis terkait rencana implementasi regulasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK)...

News15 jam ago

HMI Badko Jatim Tegas Kawal Pembangunan Ekonomi Jatim Secara Masif

SERIKATNEWS.COM – Wajah baru HMI Jawa Timur telah hadir dengan agenda, terobosan baru dan berbagai tawaran ide untuk HMI Jawa...

Daerah16 jam ago

Seorang Warga Bunuh Diri di Sungai Tangsi Salaman, Diduga Karena Terlilit Hutang

SERIKATNEWS.COM – Seorang warga ditemukan di Sungai Tangsi, Salaman dalam keadaan meninggal dunia. Diduga korban bunuh diri karena stres terhimpit...

News16 jam ago

Sitaan Satgas BLBI Tembus Rp15 Triliun

SERIKATNEWS.COM – Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan update informasi tentang perkembangan pelaksanaan tugas Satgas BLBI selama 7 bulan bekerja. “Sekarang ini...

News18 jam ago

Selenggarakan Wisuda, Unusia Bertekad Jadi Pusat Pengembangan SDM Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) menyelenggarakan wisuda ke-VIII yang diikuti oleh 313 wisudawan. Dengan menerapkan protokol...

Populer

%d blogger menyukai ini: