Start Up Modal Saham Gandeng Unpad

6
modal saham
Ilustrasi: bisnis.com

SERIKATNEWS.COM – Platform urun modal berbasis kepemilikan bersama, Modal Saham, akan bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran Bandung. Kerja sama ini untuk menjembatani mahasiswa berinvestasi di UKM dan usaha rintisan lokal.

Kerja sama itu akan dilakukan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad yang bergerak di bidang pasar modal, yakni Financial Market Community (FMC) dan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI). Rencananya, kerja sama akan direalisasikan akhir tahun ini dengan membuat program “Yuk Modal Saham dan Pojok Modal Saham”.

CEO Modal Saham, Muhammad Reza Alkhawarismi mengatakan bahwa investasi di saham merupakan salah satu pilihan investasi terbaik dibandingkan menabung di bank. Alasannya, nilai uang akan turun terus-menerus karena setiap tahun tergerus inflasi.

“Melalui platform Modal Saham, mahasiswa sekarang dapat berinvestasi pada UKM dan start up yang memiliki prospek untuk berkembang dan profitable dengan exit plan-nya adalah IPO di Bursa Efek Indonesia,” kata Reza dalam siaran pers, Selasa (8/10/2019).

FMC yang didirikan sejak 2003 menjadi wadah pembelajaran untuk mahasiswa FEB Unpad yang ingin terjun langsung dalam dunia investasi di pasar modal. Banyak alumninya yang berkarier di pasar modal, baik menjadi analis, pialang, penjamin efek, maupun manajer investasi di perusahaan-perusahaan ternama.

“Saya mendapatkan pembelajaran yang sangat luar biasa mengenai dunia investasi saat saya masih aktif di FMC. Tidak banyak kampus di Indonesia yang memiliki UMKF Pasar Modal seperti di FEB Unpad, jadi saya merasa sangat beruntung pernah menjadi bagiannya,” kata Reza yang pernah menjabat sebagai President FMC 2013.

President FMC 2019 Kevin Mulia mendukung program yang akan diselenggarakan di Unpad. Menurutnya, melalui platform Modal Saham, mahasiswa akan belajar untuk tidak konsumtif, dan bisa menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinvestasi sehingga mahasiswa bisa lebih mandiri dan bisa berkontribusi untuk negeri dengan cara membantu permodalan usaha-usaha kecil.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi BEM DIY: Menyikapi Problem Kebangsaan