Connect with us

News

Temuan Survey TSRC: 45% masyarakat Tuban Kurang Puas dengan Pasangan Aditya Halindra-Riyadi

Published

on

Foto: (Kiri, Asep Nur Hidyatulloh - Anggota DPRD FPKB Kabupaten Tuban), (Tengah, Yayan Hidayat - Direktur Eksekutif TSRC), dan (Kanan, Faza Dhora Nailufar - Dosen Politeknik STIA LAN Jakarta) (Dok, SN)

SERIKATNEWS.COM- The Strategic Research and Consulting (TSRC) merilis hasil survei online tentang evaluasi 100 hari masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban 2021-2024 pada Webinar yang berlangsung pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Selain direktur TSRC Yayan Hidayat, webinar tersebut juga menghadirkan Faza Dhora Nailufar (Pusat Studi Gender dan Birokrasi Poltek STIA LAN Jakarta) dari kalangan akademisi dan juga Asep Nur Hidayatulloh selaku anggota DPRD Kabupaten Tuban.

Survei online yang dilakukan mulai tanggal 20-27 September 2021 ini menyasar pengguna facebook di Kabupaten Tuban dengan memanfaatkan layanan microtargeting di facebook ads.

“Kami berupaya memotret gambaran kebijakan publik kabupaten Tuban melalui penggunaan facebook. Kenapa tuban menjadi lokasi penelitian kami? Sebab, jumlah pengguna facebook di Tuban hanya berbeda 10% dengan jumlah penduduk Tuban.” tutur Yayan Hidayat, Direktur Eksekutif TSRC.

Berdasarkan hasil survey dengan 400 responden tersebut, mayoritas responden sebanyak 69% menjawab Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban saat ini belum menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan. Sementara 31% sisanya menjawab bahwa Aditya Halindra Faridzky, SE., dan H. Riyadi, SH sudah menjalankan visi-misinya.

Dalam tingkat kepuasan selama 100 hari masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban, sebanyak 6% responden menyatakan tidak puas sama sekali dibawah kepemimpinan Aditya Halindra Faridzky, SE., dan H. Riyadi, SH. Lalu ada sebanyak 45% responden menyatakan kurang puas. Sementara 44% menyatakan cukup puas, diikuti dengan 5% responden yang menyatakan sangat puas.

“Terdapat kesenjangan (gap) antara tingkat kepuasan kinerja (approval rating) dan keterpilihan. Dimana 45% responden merasa kurang puas dengan kinerja Bupati-Wakil Bupati Tuban dalam 100 hari masa kerjanya, meski yang menjawab Cukup Puas juga dominan yakni mencapai 44%. Namun, tingkat keterpilihan Bupati-Wakil Bupati Tuban jika Pilkada dilaksanakan hari ini mencapai 73%.” Terang Yayan Hidayat.

Baca Juga:  Ketum PB PMII: Mendorong Mahbub Djunaidi Sebagai Pahlawan Nasional

“Dari hasil survey tersebut, keunggulan Aditya Halindra-Riyadi masih pada aspek rasional, dan belum diikuti dengan dimensi emosional. Hal ini ditandai dengan tingkat kesukaan responden dengan sosok Aditya Halindra-Riyadi yang masih di bawah 50%; responden yang menjawab sangat suka sebanyak 9% dan responden yang menjawab suka sebanyak 39%.
Dalam hal penilaian kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban, masyarakat menilai ada tiga persoalan yang berhasil diselesaikan diantaranya; vaksinasi covid-19 (71%), keamanan masyarakat (68%) dan upaya pemberantasan narkoba (59%). Disisi lain ada empat masalah yang menurut masyarakat penting namun belum ditangani dengan optimal diantaranya; penyediaan lapangan pekerjaan (81%), pengendalian kemiskinan (71%), penguatan ekonomi masyarakat (68%) serta persoalan infrastruktur (62%),” imbuh Yayan Hidayat.

“Mayoritas responden yang menjawab Bupati-Wakil Bupati saat ini belum menjalankan visi-misinya (69%) menunjukkan komunikasi kebijakan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban belum optimal. Perlu adanya kesadaran bersama dari para perumus dan pemangku kebijakan agar menjalankan strategi komunikasi yang baik sebagai salah satu instrumen untuk mendukung implementasi kebijakan yang efektif.” Lanjut Yayan Hidayat.

Survey tersebut juga memuat tujuh masalah utama yang dihadapi masyarakat Kabupaten Tuban saat ini yaitu kemiskinan (87%), mahalnya biaya kesehatan (70%), infrastruktur jalan yang rusak (79%), bansos yang tidak tepat sasaran (85%), banyaknya pengangguran (90%), kurangnya pembinaan (90%) usaha serta kurangnya pembinaan kelompok (84%).
Merespons hasil survey tersebut, Asep Nur Hidayatulloh (DPRD Kabupaten Tuban) menjelaskan bahwa selama pandemi covid-19 pengangguran terbuka naik sebesar 4,81%. Hal ini dikarenakan pemberlakuan PPKM yang membatasi mobilitas fisik sehingga mematikan sektor ekonomi.

“Kami sebagai legislatif selalu mendorong pemerintah kabupaten Tuban untuk mempercepat proses vaksinasi. Perlu diketahui bahwa angka vaksinasi Kapubaten Tuban baru di angka 30% dan perlu digenjot lagi. Jika vaksinasi sudah maksimal harapan kami dapat menekan angka penyebaran covid-19 sehingga sektor-sektor yang terdampak selama pandemi dapat bergerak normal kembali”, ujar Asep DPRD Tuban.

Baca Juga:  Tujuh Wilayah di Salatiga Terancam Bencana Longsor

Faza Dhora Nailufar (akademisi Pusat Studi Gender dan Birokrasi Poltek STIA LAN Jakarta) yang turut hadir dalam webinar ini, merespons hasil temuan survey TSRC. Faza Dhora memaparkan bahwa survey merupakan alat paling akurat untuk mengetahui kebutuhan masyarakat. Hasil survey dari lembaga yang kredibel dapat digunakan pejabat publik untuk merumuskan visi dan misi serta kebijakan turunannya.
“Namun yang perlu diperjelas dalam survey online ini adalah bagaimana peneliti memastikan akurasi sampling populasi dan bagaimana memastikan kejujuran responden dalam menjawab pertanyaan? Karena surveyor atau peneliti tidak berhadapan secara fisik dengan responden” Tutur Faza Dhora.

Sebagai penutup, direktur TSRC Yayan Hidayat menjelaskan bahwa survey online ini melalui mekanisme yang lebih ketat daripada survey secara langsung.

“Ada tiga tahapan verifikasi yang kami lakukan. Pertama lewati identitas pribadi yang diisikan di form dan yang kedua cek di data DPT, ketiga kita juga menggunakan metode RDD, yaitu cek via telepon untuk memastikan apakah mereka benar-benar warga tuban. Sehingga kami dapat pastikan bahwa survey online ini mampu memotret gambaran kebijakan publik pemerintah Kabupaten Tuban saat ini,” tutup Yayan Hidayat.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Terkini

Lifestyle1 jam ago

Tips Program Hamil Berkualitas

SERIKATNEWS.COM – Setiap pasangan suami-istri menginginkan untuk memiliki keturunan. Namun, sebagian yang baru menikah ada yang menunda. Ada pula yang...

Sosial-Budaya2 jam ago

Said Abdullah Resmikan Masjid Abdullah Syechan Baghraf Legung Timur

SERIKATNEWS.COM – Warga Desa Legung Timur, Batang-Batang, Sumenep tampak antusias dan bahagia menghadiri peresmian Masjid Abdullah Syechan Baghraf. Acara sakral...

Ekonomi7 jam ago

Gus Halim: Santri Berperan Gerakkan Ekonomi Desa

SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyatakan, santri berperan besar dalam menggerakkan ekonomi desa....

Sosial-Budaya9 jam ago

Ketum PBNU Ajak Para Santri Refleksikan Kembali Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj mengingatkan bahwa Islam di Indonesia pada dasarnya...

News10 jam ago

Kejutan Hari Santri, Kemnaker Luncurkan Seribu Beasiswa Talenta Santri

SERIKATNEWS.COM – Pada gelaran Malam Puncak Amanat Hari Santri 2021, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan kejutan kepada para santri...

Sosial-Budaya10 jam ago

Peringatan HSN 2021 Banyak Diwarnai Kegiatan Akademik

SERIKATNEWS.COM – Sejak adanya keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) selalu...

Sosial-Budaya10 jam ago

RMI PBNU Targetkan Pemetaan SDM NU yang Lebih Konkret

SERIKATNEWS.COM – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) menargetkan adanya pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang...

Populer

%d blogger menyukai ini: