SERIKATNEWS.COM – Pada tahun 2018 yang lalu, sekitar seribuan desa di Jabar tercatat sebagai desa tertinggal. Namun, kini menurut Gubernur Jabar Ridwan Kamil tak ada lagi desa yang berstatus tertinggal.
“Saya laporkan, 2018 masih terdapat 1000-an desa tertinggal, dan sangat tertinggal. 2022, sekarang ini nol. Tidak ada lagi desa tertinggal, dan sangat tertinggal,” kata Ridwan Kamil saat menjadi inspektur upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Gasibu, Rabu 17 Agustus 2022.
Sebelumnya hanya sekitar 30 desa yang berstatus mandiri. Selama Ridwan Kamil memimpin Jabar, jumlah desa mandiri kini mencapai 1.130.
“Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui dimensi Jabar Juara Lahir Batin terus digulirkan. Inklusif antara pembangunan di kota dan pedesaan. Kemudian, membangun command center di daerah, ini bentuk reformasi birokrasi 4.0,” kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil.
Kang Emil juga menjelaskan tentang upaya dalam program ketahanan pangan. Menurutnya, sebanyak 249 petani milenial telah diwisuda dan diharapkan bisa kembali untuk membangun desanya.
“Saat ini sudah ada 4.000 lebih desa yang punya penghafal Quran atau hafiz. Bagian dari program satu desa, satu hafiz,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...