SERIKATNEWS.COM – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo berjanji akan menggenjot peningkatan biodiesel 20 persen (B20) menjadi B100, jika dirinya berhasil terpilih kembali.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa janji Jokowi tersebut bisa direalisasikan, namun secara bertahap. Misalnya, setelah produksi B20 akan ditingkatkan kandungan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menjadi B50 baru kemudian menjadi B100.
“CPO jadi B50 targetnya tapi nanti ke B100 (bertahap). Harapan kita untuk gantikan solar dengan betul-betul B100,” ujar Menteri Rini di kantornya, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Pihaknya bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan kunjungan ke perusahaan minyak asal Italia, Eni Lubricant Oli. Kemudian memutuskan untuk menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk membuat kilang minyak (refinery) di Plaju, Sumatera Selatan bersama Eni.
“Setelah saya ke sana dan Pak Jonan ke sana dan melihat ini adalah teknologi yang baik. Jadi Bu Nicke sudah membuat perjanjian awal dengan Eni untuk membangun refinery di Plaju,” ucapnya.
Pembangunan kilang minyak ini memiliki nilai investasi mencapai 800 juta dolar AS. Sebagai langkah awal, refinery ini akan memproduksi CPO menjadi B50. Kemudian dalam waktu tiga tahun diperkirakan sudah bisa mencampurkan CPO 100 persen ke solar atau B100.
“Harapan kita untuk gantikan solar dengan betul-betul B100 bukan hanya pakai CPO. Bisa pakai CPO, bisa pakai ampas tebu, bisa pakai kaliandra, macam-macam,” ujarnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...