SERIKATNEWS.COM – Musim lalu Donny Van de Beek adalah pemain yang paling banyak menyita perhatian klub-klub besar dunia. Pemain asal Belanda tersebut juga kerap dikaitkan dengan Real Madrid.
Penampilan gemilang Ajax di Liga Champions membuat beberapa talenta muda dipinang klub lain, di antara nama-nama yang gemilang tersebut adalah Frenkie de Jong yang tahun lalu pindah ke Barcelona dan Matthijs de Ligt berlabuh di Juventus.
Nama bintang Ajax lainnya adalah Van de Beek, meskipun banyak klub berdatangan untuk meminangnya tahun lalu, sang pemain tetap bergeming di Ajax.
Penampilan memukau Van de Beek di Estadio Santiago Bernabeu saat Ajax Menjamu Real Madrid membuat sang pemain menyita perhatian banyak klub pada jendela transfer. Namun, kedatangan Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid, membuat minat Madrid lebih tertuju ke pemain MU, Paul Pogba.
Meski ada pembicaraan untuk kemungkinan transfer Van de Beek, tapi kurangnya minat sang pelatih membuat klub menghentikan kesepakatan. Namun, minat untuk perekrutan Van de Beek terbuka kembali untuk musim 2020/2021.
Real Madrid masih berhasrat untuk meminang sang pemain di bursa transfer musim ini. Manchester United juga tidak mau kalah dalam perkrutan sang gelandang 23 tahun tersebut.
Teka-teki transfer sang pemain perlahan terkuak, saat sang pemain menanggapi sekian rumor transfernya. Jawabannya tetap sama saat beberapa klub pada musim lalu mendekatinya.
“Tidak ada penandatanganan yang akan dilakukan, setidaknya untuk saat ini,” ungkap Van de Beek.
Pernyataan tersebut memadamkan berbagai spekulasi mengenai kepindahannya ke Real Madrid. Jika Madrid masih memiliki asa untuk meminangnya, ia harus menunggu untuk musim selanjutnya.
Meskipun demikian, masih ada sinyal di Bernabeu akan kedatangan bintang baru, pemain yang potensial milik Ajax. Namun, proses transfer tersebut juga memiliki kemungkinan gagal, seperti yang terjadi pada Kai Havertz, Eduardo Camavinga, Erling Haaland, dan lainnya.
Semua penandatanganan tersebut telah dihentikan karena situasi ekonomi klub yang turun secara drastis akibat pandemi virus korona, seperti yang terjadi di banyak klub besar Eropa.
Kontributor Harian Sepak Bola
Menyukai ini:
Suka Memuat...