SERIKATNEWS.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan salah satu eksponen bangsa yang telah cukup banyak memberikan dampak yang positif dalam perkembangan generasi muda di Indoneia. PMII banyak melahirkan alumni, kader, dan anggota yang telah memberikan kontribusi nyata dalam ekosistem kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai organisasi yang berbasis kaderisasi, tentu yang menjadi aset utama PMII adalah kadernya. Saat ini, PMII Cabang yang hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang memiliki spesialisasi dan keahlian yang beragam. Tentu salah satu tantangan PMII yaitu bagaimana melakukan eksplorasi dalam bidang penataan, menajemen, dan sistem pendataan organisasi termasuk kader dan anggotanya.
Di era yang saat ini disebut dengan Era Disrupsi Teknologi, mengharuskan untuk adaptif dan melakukan transformasi pembaharuan dalam berbagai bidang. Dengan jumlah kader yang begitu banyak, pola kaderiasi yang beragam, dan sistem administrasi yang cukup kompleks, saat ini PMII memerlukan satu platform digital yang di dalamnya bisa mengcover seluruh kebutuhan di atas. Selain untuk melakukan transformasi dalam manajemen organisasi, hal ini juga dilakukan sebagai respon terhadap pesatnya perkembangan teknologi.
Sebagai jawaban dan respons atas kebutuhan tersebut, PB PMII melalui Bidang Penataan Aparatur Organisasi menyelenggarakan Opening E-PMII. E-PMII merupakan platform digital yang berfungsi untuk mempermudah dalam melakukan pengelolaan sistem database kader yang tertata juga kemudian sistem manajemen kaderisasi dan sistem administrasi PMII berbasis digital.
Menurut Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri, dengan adanya E-PMII akan memudahkan seluruh kader dalam melakukan manajemen organisasi dan pendataan. Sehingga PMII akan mencurahkan fokus energinya dalam melakukan gerakan-gerakan yang lebih besar dalam ikut membangun generasi muda Indonesia.
“E-PMII adalah salah satu dari visi misi besar saya sebagai Ketua Umum PB PMII, yaitu untuk mewujudkan pengelolaan kerja-kerja organisasi yang efisien, cepat, dan efektif berbasis digital sebagai respons cepat terhadap perkembangan zaman yang dinamis,” ungkap Muhammad Abdullah Syukri dalam Opening E-PMII yang dilaksanakan dan dikemas dalam bingkai kegiatan Grand Opening E-PMII & Digital Talks, Sabtu 18 september 2021.
Disampaikan bahwa E-PMII ini murni hasil karya terbaik dari kader-kader PMII. “Melalui Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII saya berupaya untuk merealisasikan visi misi besar tersebut. Adanya Grand Opening dan Digital Talks ini, saya berharap dan mendorong kepada kader-kader PMII se-Indonesia agar memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memajukan organisasi,” katanya.
Selain itu, mulai hari ini akan diterapkan pengajuan Surat Keputusan secara online melalui E-PMII kepada seluruh Pengurus Koordinator Cabang dan Pengurus Cabang se-Indonesia. Dikatakan bahwa akan dikembangkan terus sistem E-PMII ini untuk sampai tingkat Komisariat dan Rayon.
“E-PMII adalah instrumen paling sahih untuk memacu digitalisasi dan kemajuan kelembagaan PMII. Platform digital E-PMII hadir untuk memfasilitasi kebutuhan setiap kader PMII dalam hal sharing knowledge, ideologisasi, administrasi organisasi hingga kebutuhan untuk peningkatan kapasitas diri. Mari kita sambut era digitalisasi di PMII dengan menjalankan E-PMII. Ini adalah era kemajuan di PMII menuju PMII Maju dan Mendunia,” ujarnya lagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu M. Rohim Hidayatullah selaku Ketua Bidang Aparatur Penataan Organisasi PB. PMII, Samuel Abrijani Pangarepan selaku Dirjen Aptika Kemenkominfo, dan M. Abdullah Syukri selaku Ketua Umum PB. PMII. Hadir juga beberapa narasumber Digital Talks diantaranya Ruzi Setiawan sebagai Wasekjend PB. PMII, Muhammad Aristian selaku Regional Manager WQA Asia Pasific, Rinaldy. S.Sos., M.T.I selaku Kepala Balai Sertifikasi Elektronik BSSN, dan Yosi Mokalu selaku Ketua Siber Kreasi. (im)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...