SERIKATNEWS.COM – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel menilai ada kecenderungan Real Madrid untuk menampilkan performa yang luar biasa dalam momen-momen krusial. Hal itu disampaikannya menjelang leg pertama perempat final Liga Champions melawan Chelsea.
Real Madrid berhasil comeback yang mengesankan melawan Paris Saint-Jerman di babak 16 besar. Meski sempat tertinggal dalam pertandingan tersebut, tetapi Karim Benzema kemudian mencetak hat-trick yang luar biasa untuk membawa Los Blancos ke perempat final.
“Sulit untuk mempertahankan rekor mereka. Mereka memenangkannya tiga kali berturut-turut kompetisi ini dan ini adalah turnamen yang sangat sulit untuk dimenangkan dan mereka melakukannya tiga kali,” kata Tuchel seperti dilansir Marca, Rabu 06 April 2022.
Menurut Tuchel, Real Madrid memercayai skuat yang hampir mirip dalam jangka waktu yang lama. Itu normal bahwa siklus seperti ini berubah di beberapa titik.
Dalam hal rentetan kemenangan, mencapai final, mungkin inilah yang terjadi pada mereka. Namun, harus disadari bahwa tim dengan pengalaman, bakat, dan kualitas seperti ini dapat menghasilkan penampilan khusus pada acara-acara khusus.
“Bagi kami, ini juga merupakan momen spesial, kami bermain melawan Real Madrid di perempat final. Jadi itulah mengapa kami merasa sangat bersemangat. Kami tidak terlalu banyak tidur memikirkan di mana mereka berada. Kami ingin membuktikan satu poin untuk diri kami sendiri. Itu targetnya. Kesempatannya spesial dan lawannya spesial. Itu sebabnya kami bersemangat,” katanya.
Tuchel juga menunjukkan beberapa pemain berbahaya yang dimiliki Real Madrid. Ia menyoroti kemampuan mencetak gol dan kualitas kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Benzema.
“Alih-alih membosankan dan menolak memberikan satu nama tertentu, saya memberikan semua pujian untuk Karim Benzema. Dua tahun lalu saya pikir dia adalah salah satu pemain yang paling diremehkan di dunia sepakbola, dan mungkin tidak lagi,” katanya lagi.
Real Madrid tersingkir dari Liga Champions oleh Chelsea di semi-final musim lalu. Namun yang jelas Tuchel tidak melihat dua pertandingan itu untuk strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan saat ini.
“Saya pikir itu tidak ada hubungannya dengan pertandingan musim lalu. Jujur saya tidak melihat itu dalam persiapan. Saya melihat beberapa pertandingan terakhir Real Madrid, kami tidak melihat pertandingan tahun lalu. Jadi itu mungkin menjawab pertanyaan. Bagi kami, itu bukan balas dendam atau poin untuk dibuktikan lagi,” pungkasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...