JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan operasi penangkapan ikan sapu-sapu. Sebanyak 763 kilogram ikan sapu-sapu telah berhasil diangkat dari perairan Jakarta Timur dan langsung dimusnahkan.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyampaikan bahwa total tangkapan sementara mencapai 763 kilogram atau setara 7,63 kuintal. Data tersebut merupakan hasil rekap dari operasi serentak di 10 kecamatan yang dimulai sejak Kamis (16/4) sore.
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu digelar di berbagai titik. Salah satu penyumbang tangkapan terbesar adalah Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung.
“Di lokasi ini, kurang lebih 200 kilogram. Sementara dari sembilan lokasi lainnya, masih kami tunggu laporan lengkapnya untuk direkap secara keseluruhan,” ujar Munjirin, Jumat, 17 April 2026.
Populasi ikan sapu-sapu di wilayah perairan Jakarta Timur sudah sangat besar. Ikan ini dikenal sebagai spesies invasif yang berpotensi merusak keseimbangan ekosistem sungai.
Tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan aspek kesehatan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, ikan sapu-sapu di wilayah DKI Jakarta terindikasi mengandung logam berat seperti timbal dan merkuri yang melebihi ambang batas aman.
Langsung Dimusnahkan
Seluruh hasil tangkapan tidak dimanfaatkan, melainkan dimusnahkan dengan cara dikubur. “Semua harus dikubur. Kami tidak ingin ikan ini dikonsumsi masyarakat karena berbahaya bagi kesehatan,” ungkap Munjirin.
Pihaknya berharap operasi ini tidak hanya menekan populasi ikan sapu-sapu, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. Selain itu, masyarakat tidak mengonsumsi ikan berbahaya ini.
Munjirin menegaskan program pengendalian ikan sapu-sapu akan dilakukan secara berkelanjutan. Ia juga akan melakukan evaluasi dan pemantauan rutin guna memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, termasuk menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dari ancaman spesies invasif,” pungkasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...