Grub Sebelah feat Tenungkara Rilis Lagu “Bersandar”
Penulis: Serikat News
Rabu, 22 April 2026 - 13:30 WIB
Artwork Bersandar. (Foto: Istimewa)
JAKARTA – Grub Sebelah dan Tenungkara, dua entitas musik indie pop asal Lampung, merilis lagu bertajuk “Bersandar”. Sebuah lagu yang bercerita tentang siklus kelelahan yang sering dialami banyak orang: pagi yang melelahkan, sore yang penuh tekanan, hingga malam ketika pikiran tidak lagi mampu diam.
Lagu hasil kolaborasi Grub Sebelah dan Tenungkara lahir dari kebutuhan untuk mengakui lelah tanpa rasa bersalah. Ada juga keinginan untuk memiliki tempat pulang—baik pada seseorang, keheningan, maupun pada diri sendiri.
“Lagu ini kami tulis sebagai ruang pulang. Ruang untuk berhenti sejenak, menerima lelah, dan tidak harus selalu terlihat kuat.” ungkap Grub Sebelah dalam keterangannya, Rabu, 22 April 2026.
Kolaborasi dalam Bersandar menjadi pertemuan dua karakter band yang saling melengkapi. Grub Sebelah hadir dengan pendekatan lirik yang jujur dan membumi, sedangkan Tenungkara menghadirkan sentuhan emosi dengan nuansa yang dibangun secara perlahan.
Pertemuan kedua karakter ini membentuk ruang emosional yang hangat dan lapang. Narasi dan suasana berjalan beriringan, membangun emosi secara perlahan.
“Bagi kami, Bersandar adalah tentang memberi ruang. Ruang untuk diam, ruang untuk lelah, dan ruang untuk merasa aman tanpa perlu menjelaskan apa pun,” ujar Tenungkara.
Nuansa tersebut juga tercermin pada artwork resmi lagu Bersandar. Visual bergaya ilustratif dengan dominasi warna ungu menampilkan siluet dua figur yang saling berpelukan di tengah ruang hening, merepresentasikan rasa aman, keintiman, dan kebutuhan manusia untuk saling menopang.
Artwork ini menjadi perpanjangan dari pesan lagu—tentang kehangatan yang hadir di tengah kelelahan. Artwork Bersandar dikerjakan oleh Akbar seniman muda asal Pringsewu, yang menerjemahkan emosi lagu ke dalam visual yang hening dan intim.
“Artwork ini saya bayangkan sebagai ruang diam. Pelukan di dalam visual tersebut merepresentasikan kebutuhan manusia untuk saling menguatkan, terutama saat kata-katabsudah tidak lagi cukup,” ujar Akbar.
Grub Sebelah. (Foto: Istimewa)
Lirik Lagu Bersandar ditulis oleh Andriyanto dan Kinanti Dwi Rahesti, dengan komposisi oleh Kinanti Dwi Rahesti. Proses produksi, mixing, dan mastering ditangani oleh Ashareno Nurpratama, yang membangun aransemen secara minimalis dan hangat, memberi ruang bagi emosi lagu untuk hadir tanpa berlebihan.
Isian vokal dibawakan oleh Kinanti Dwi Rahesti dan Bela Octhi Forisa, menghadirkan karakter vokal yang lembut, tenang, dan penuh empati. Keduanya saling melengkapi dalam menyampaikan nuansa kelelahan dan keintiman yang menjadi inti lagu.
Permainan gitar oleh Muhammad Dzikri Robbany dan Ashareno Nurpratama hadir secara sederhana dan atmosferik, berfungsi sebagai lapisan emosional yang menopang narasi lirik tanpa mendominasi. Pada bagian ritme, Andriyanto mengisi bass dengan permainan yang hangat dan stabil, menjaga fondasi lagu tetap kokoh sekaligus lapang.
Sementara itu, permainan drum oleh Arif Iqbal Firmansyah disajikan secara halus dan minimalis, berperan sebagai pengikat dinamika lagu serta menjaga alur emosi tetap tenang dan mengalir.
Grub Sebelah dan Tenungkara berharap lagu Bersandar dapat menjadi teman bagi siapa pun yang sedang menjalani hari-hari berat. Sekaligus menjadi pengingat bahwa beristirahat dan bersandar bukanlah tanda menyerah, melainkan bagian dari bertahan.
JAKARTA – Penyanyi Teuku Adifitrian mengundurkan diri dari keanggotaan Wahana Musik Indonesia (WAMI). Keputusan Tompi tersebut diiringan dengan membebaskan seluruh
GRUP musik eksperimental asal Madura, La Ngetnik kembali menorehkan karya inovatif lewat peluncuran video klip terbaru berjudul “BARQUN”. Setelah merilis