PROBOLINGGO – Kertosuko FC sukses meraih gelar juara Turnamen Garda Bangsa Cup 2026 setelah bikin Gending Mas tak berkutik di lapangan dengan skor 2-0 pada laga final, Sabtu (1/8/2026).
Partai puncak yang berlangsung di Lapangan di lapangan Cemoro Sewu, Kecamatan Krucil tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan disambut antusias oleh masyarakat.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dengan pola permainan terbuka. Intensitas laga tinggi membuat duel antar pemain berlangsung ketat.
Di tengah pertandingan, suasana sempat memanas dan nyaris memicu kericuhan. Namun, situasi berhasil dikendalikan berkat kesigapan aparat keamanan dan panitia.
Kertosuko FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dua gol yang dicetak menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan gelar juara.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Hasil tersebut mengantarkan Kertosuko FC menjadi kampiun, sementara Gending Mas harus puas di posisi runner-up.
Trofi juara dan hadiah diserahkan oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, didampingi Gus Fatih, di hadapan para suporter yang memadati lapangan.
Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, melalui Muchlis menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh panitia dalam menyukseskan turnamen tersebut.
“Kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja tanpa kenal lelah dalam mempersiapkan acara ini hingga tuntas. Meski tidak ada penghargaan khusus yang diberikan, dedikasi dan kerja keras panitia patut mendapat penghormatan,” ujar Muchlis.
Muchlis juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga Garda Bangsa dan PKB ke depan semakin maju, solid, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketua Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, aparat keamanan, sponsor, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung,” katanya.
Menurutnya, turnamen Garda Bangsa Cup ini memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan atlet sepak bola di daerah, Khususnya Probolinggo Raya.
“Semoga turnamen ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi sarana untuk melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.
Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, turnamen ini juga berdampak pada sektor ekonomi. Pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan merasakan peningkatan pendapatan selama kegiatan berlangsung.
Menyukai ini:
Suka Memuat...