Madura United Kritik Dominasi Pemain Naturalisasi di Timnas

35
MU
Ilustrasi: Bola Banget

SERIKATNEWS.COM – Timnas Indonesia pada awalnya memanggil tujuh pemain naturalisasi, di antaranya Otavio Dutra, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Beto Goncalves dan Osas Saha. Namun dua pemain, Dutra dan Greg, dipulangkan. Dutra belum mengantongi paspor Indonesia sedangkan kondisi Greg kurang fit. Dengan demikian, saat ini total ada 5 pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro, memberikan kritik kepada pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemeny. Menurut Haruna, mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut terlalu banyak memanggil pemain naturalisasi daripada pemain asli Indonesia.

“Timnas Indonesia ini adalah orang Indonesia asli jangan ambil naturalisasi untuk memotong tanggung jawab dia sebagai pelatih. Naturalisasi memang WNI (Warga Negara Indonesia) betul tetapi dia mesti harus memperhatikan orang yang asli Indonesia,” ujar Haruna.

Hanura mengkritik sikap Simon yang seperti menyamakan Timnas Filipina dengan Timnas Indonesia yang mengumpulkan banyak pemain naturalisasi. Mantan manajer Persebaya Surabaya ini menilai bahwa kondisi sepak bola Indonesia dengan Filipina berbeda karena roda kompetisi yang berjalan lebih bagus.

“Apakah naturalisasi itu menjamin timnas lebih kuat, ini bukan Filipina, ini Indonesia meski dia pernah melatih Filipina dengan banyak pemain naturalisasi. Jangan samakan Indonesia dengan Filipina karena Indonesia kompetisinya hidup bahu membahu untuk membangun sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Bahkan, Haruna khawatir selanjutnya banyak pemain naturalisasi yang dipanggil dan mengisi lebih banyak line up pada sebuah pertandingan. “Sekarang saja ada lima, kenapa Simon tidak panggil 11 pemain sekalian saja semuanya naturalisasi,” imbuhnya.

Sebagai tambahan informasi, Timnas Indonesia di bawah arahan Simon Mcmenemy akan melakoni laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia melawan Malaysia pada 5 September di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.

Baca Juga:  Jokowi Terus Galakkan Promosi Asian Games 2018