SERIKATNEWS.COM- Museum merupakan tempat yang menyimpan peninggalan kuno dan pengetahuan, seperti arca, naskah, dan catatan-catatan sejarah. Salah satu museum di Yogyakarta yang patut dikunjungi adalah Museum Benteng Vredeburg. Museum ini terletak di pusat Kota Yogyakarta, di ujung Malioboro, tepatnya di kawasan nol kilometer.
Asal-usul benteng ini dibangun karena keresahan Belanda melihat kejayaan keraton yang dibangun pada tahun 1755. Belanda kemudian meminta izin sultan untuk membangun benteng dengan alasan demi menjaga keamaan lingkungan keraton, padahal di balik itu ada tujuan lain, yakni supaya Belanda tetap dapat mengawasi pemerintahan keraton.
Hal itu terlihat dari jarak bangunan antara keraton dan benteng yang hanya satu tembakan meriam. Benteng ini dibangun pada tahun 1760 dengan nama Benteng Rustenburgh yang berarti tempat istirahat. 27 tahun kemudian, bentang mengalami perbaikan ulang setelah gempa dan Daendels mengubah nama benteng menjadi Vredeburg yang berarti perdamaian. Penjelasan tersebut dikutip dari artikel Kebudayaan.Jogjakota.go.id, Senin (30/01/2023).
Dalam artikel yang sama juga memaparkan tak hanya Belanda, Benteng Vredeburg penah diduduki juga oleh Inggris dan Jepang. Empat tahun setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 29 Juni 1949, benteng akhirnya dikuasai oleh Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Selanjutnya pada tahun 1992, Mendikbud Fuad Hasan menetapkan Benteng Vredeburg sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional.
Menurut artikel Kemdikbud.go.id, Senin (30/01/2023), ada beberapa jenis koleksi dalam museum ini, di antaranya bangunan, diorama perstiwa sejarah, lukisan, maket, peta, miniatur, dan masih banyak lagi. Anda bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg pada hari Selasa-Minggu pukul 08.00-16.00 WIB. Museum ini tutup pada hari Senin dan libur nasional. Alamat lengkapnya yakni Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...