Connect with us

News

Percepat Program Jokowi Atasi Stunting, Kantor Staf Presiden Rangkul Swasta dan LSM

Published

on

SerikatNews.com

SERIKATNEWS.COM- Satu dari tiga anak Indonesia menderita gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis atau disebut stunting. Bertahun-tahun angka tersebut tidak kunjung membaik. Jika tidak ditangani secara sistematis dalam bentuk gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa, di masa depan kondisi tersebut akan membuat daya saing anak Indonesia tertinggal dari negara-negara lain.

Oleh karena itu Presiden Jokowi, memandang perlu digalang gerakan nasional untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam Rapat Terbatas 5 April 2018, Presiden telah memutuskan untuk memimpin langsung gerakan ini, diikuti dengan program-program di tingkat kementerian, dengan langkah-langkah yang terfokus dan terintegrasi.

Untuk menindaklanjuti gerakan tersebut, Kantor Staf Presiden telah melakukan berbagai langkah dan kegiatan. Yang terakhir adalah menginisiasi kemitraan pemerintah dan swasta dalam Gerakan Nasional Pencegahan Stunting. Pertemuan bersama antara pemerintah dan swasta di Bina Graha, Kantor Staf Presiden ini dilakukan pada 4 Juli 2018.

SerikatNews

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, “Persoalan mengurangi tingginya angka stunting menjadi prioritas utama Presiden Jokowi, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.” Melalui gerakan ini, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk fokus pada 100 kabupaten dengan angka stunting paling tinggi, dan “dikeroyok” bersama-sama antara Kementerian dan Pemerintah Daerah.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah dua tahun yang disebabkan kurang gizi kronis dan terjadi sejak ibu mulai mengandung sampai dengan anak usia 2 tahun. Akibat stunting, otak dan fisik anak sulit berkembang, serta mempengaruhi kognitif, produktivitas, dan tingkat kesehatan lebih rendah.

Dipaparkan, stunting di Indonesia terjadi 48,4 persen balita di keluarga yang masuk dalam 20 persen masyarakat termiskin, dan 29 persen di 20 persen masyarakat terkaya. Stunting tak hanya terjadi 42,1 persen di pedesaan, tapi juga di 32,5 persen perkotaan.

Baca Juga:  Asosiasi Pesantren: Zara Zettira Harus Minta Maaf

Tahun 2018 ini, pemerintah memfokuskan pencegahan stunting pada 1000 desa di 100 kabupaten/kota dan pada 2019 di 600 desa di 60 kabupaten/kota. Ada tiga kelompok program intervensi pencegahan stunting yakni Pola Makan (Isi Piring itu Penting), Pola Asuh (Beri ASI itu Penting) dan Sanitasi (Bebas Cacing itu Penting).

“Kuncinya ada pada kesadaran masyarakat dan perubahan perilaku,” kata Moeldoko yang pada pertemuan ini didampingi Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho dan Deputi III Denni Purbasari.

Kepala Staf Kepresidenan menekankan, pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang. “Jika tidak, akan menjadi beban Indonesia ke depan, terutama karena bonus demografi kita akan berakhir pada 2030,” kata Moeldoko.

Ia menekankan, pencegahan stunting adalah kerja besar. “Semua pihak harus ikut berperan. Pemerintah tak bisa sendirian, karena itu kami berterimakasih atas terlibatnya swasta dalam Gerakan Nasional Pencegahan Stunting,” katanya.

Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Subandi yang hadir dalam acara ini menjelaskan, dampak ekonomi dari stunting dapat menyebabkan potensi kerugian PDB Indonesia hingga 13 ribu triliun rupiah.

“Potensi keuntungan investasi dalam penanggulangan stunting, dapat memberikan dampak kebaikan hingga 48 kali lipat. Dalam hal ini, integrasi dan sinergi antarkementerian sangat dibutuhkan dalam perannya menyukseskan Gerakan Nasional Pencegahan Stunting,” kata Subandi.

Deputi Setwapres bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto menjelaskan Kantor Staf Presiden sebagai fasilitator akan memetakan lokasi-lokasi prioritas yang memerlukan bantuan. “Setiap perusahaan diberi kesempatan untuk memilih lokasi yang tepat untuk dibantu dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” kata Bambang yang juga Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Baca Juga:  Baiq Nuril Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Jokowi

Pertemuan ini dihadiri perwakilan berbagai perusahaan, antara lain Agung Podomoro, Indofood Sukses Makmur, Bayer Indonesia, Charoen Pokphand Indonesia, Japfa Comfeed Indonesia, Darya-Varia Laboratoria, Tirta Investama, Merck Indonesia Tbk, Johnson & Johnson Indonesia, Procter and Gamble Indonesia, Unilever Indonesia, Gunung Sewu Group, Mayapada Healthcare Group, Sumber Alfaria Trijaya, Siloam Hospitals Group.

Deklarasi Gerakan Nasional Pencegahan Stunting ini juga ada melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Indonesia Heritage Foundation, Lazismu, dan Kopernik.

Presiden Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang menyambut baik deklarasi Kemitraan Pemerintah dan Swasta dalam Gerakan Nasional Pencegahan Stunting. “Peran pemerintah sangat penting untuk menyinergikan terlibatnya pihak swasta dalam pencegahan stunting secara nasional,” kata Franky Welirang.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Olahraga1 jam ago

Cavani Menunjukkan Kelasnya

SERIKATNEWS.COM – Edinson Cavani membuktikan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik. Usai Manchester United menang 2-1 atas Fulham di Liga...

Olahraga2 jam ago

Chelsea Masih Tidak Konsisten di Liga Inggris

SERIKATNEWS.COM – Chelsea di Liga Inggris tampil tidak konsisten sejak Desember lalu. The Blues hanya menang dua kali dalam delapan...

News5 jam ago

Masinton Pasaribu : Sigit Sosok Pemimpin yang Memiliki Sikap Tenang dan Tegas

SERIKATNEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Masinton Pasaribu turut mengomentari terkait terpilihnya Komjen Pol Listiyo Sigit...

Sosial-Budaya5 jam ago

Persatuan Wartawan Indonesia Kalteng Melakukan Penggalangan Dana untuk Korban Banjir

SERIKATNEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah melakukan penggalangan dana bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalteng) yang terdampak banjir. Ketua...

News6 jam ago

Puan Minta Listyo Sigit Tingkatkan Layanan Publik dan Responsif pada Aduan Masyarakat

SERIKATNEWS.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik visi dan misi Komjen Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan dalam fit...

News7 jam ago

UPH Jalin Kerja Sama dengan Kantor Akuntan Publik Ternama di Dunia

SERIKATNEWS.COM – Departemen Career Center & Coroporate Relations (CCCR) Universitas Pelita Harapan (UPH) menjalin kerja sama dengan KPMG (Klynveld Peat...

Lifestyle17 jam ago

Mengelar Pesata Tanpa Masker, Raffi Ahmad: Menduga Ada Oknum Yang Ingin Menjatuhkan dirinya

SERIKATNEWS. COM –Kasus Raffi Ahmad mengelar pesta tanpa menggunakan masker masih berlanjut. Hal ini merupakan skanario orang yang menci terhadap...

Populer

%d blogger menyukai ini: