SERIKATNEWS.COM- Pasca pengakuan Ratna Sarumpaet publik tersadarkan bahwa kebohongan pasti akan terungkap.
Menurut Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo yang lebih utama adalah menghentikan segala bentuk narasi kekerasan dan penipuan kepada publik yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif.
“Membangun demokrasi adalah membangun peradaban. Demokrasi memerlukan tertib sosial, hukum dan etika. Demokrasi mensyaratkan perilaku yg jujur, damai dan adil. Demokrasi yang bermartabat akan terwujud bila kita memproduksi narasi yang sehat dan berpikir solutif, “ujar Budi kepada SerikatNews (4/10).
“Narasi kekerasan dan kebohongan hanya akan menghasilkan sampah dan residu demokrasi. Kasus Ratna Sarumpaet bukan pekerjaan satu dua orang. Ini terstruktur dan sistematis. Pihak berwajib harus mengusut tuntas. Jika memang melanggar hukum harus diambil tindakan hukum, “jelas Budi.
“Pemilu Damai 2019 hanya bisa terwujud dengan kampanye damai yang bersih dari fitnah , kebohongan dan penipuan. Masyarakat harus dicerdaskan bukan malah dibodohi dengan berbagai isu tanpa data, “ujar Budi.
“Kami menghimbau seluruh anak bangsa untuk bersatu padu menjadikan Pemilu 2019 sebagai arena kedaulatan rakyat. Kita jadikan Pemilu 2019 sebagai pemilu yang memperkuat persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa. Pemilu 2019 harus menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kejayaan Indonesia, “pungkas Budi.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...