Mahasiswa UIN SUKA Ikuti Progam Transfer Kredit

10

SERIKATNEWS.COM – Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta berkesempatan mengikuti Program Student Mobilty berupa program transfer kredit ke Fakultas Sains, Universitas Prince of Songkla, Hat Yai, Thailand.

Kegiatan ini berlangsung sejak 13 Januari hingga 16 Mei 2019 mendatang. Program ini merupakan program hibah untuk mahasiswa dari negara Asean Nantinya, mereka berkesempatan kuliah dan melakukan penelitian di Universitas Pronce of Songkla selama satu semester.

Sebanyak 12 mahasiswa yang berkesempatan mengikuti program ini, terdiri dari lima program studi, diantaranya berasal dari Prodi Kimia, Pendidikan Kimia, Fisika, Pendidikan Fisika, dan Teknik Informatika.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUKA, Murtono menyampaikan semangat kepada mahasiswa untuk berjuang keras dan menjaga nama baik institusi selama berada di Thailand. Keberhasilan yang dilakukan akan berdampak kepada diri sendiri.

“Manfaatkanlah waktu waktu sebaik-baiknya sebagai mahasiswa pionir dari kampus dalam program ini,” kata Murtono berdasarkan keterangan tertulisnya yang diterima serikatnews.com.

Ketua International Office UIN SUKA, Achmad Uzair mengatakan bahwa program transfer kredit ke kampus luar negeri merupakan yang pertama kali dilakukan di kampus ini. Untuk itu, ia pun berharap agar hal ini dapat direpliaksi dan diduplikasi ke semua fakultas di UIN SUKA.

“Agar bisa transfer nilai, mahasiswa harus bisa mendapatkan minimal nilai B dari mata kuliah di Universitas Prince of Songkla,” kata Uzair.

Mereka yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa semester tiga hingga semester lima. Mereka sebelumnya telah mengikuti seleksi administrasi dan tes wawancara yang diadakan di Unversitas Prince of Songkla.

Mereka yang lulus tes akan memperoleh fasilitas biaya kuliah, transportasi dan biaya akomodasi. Begitu pun dengan tunjangan hidup dan biaya kesehatan dari kampus penyelenggara program beasiswa juga didapatkan oleh mahasiswa.

Baca Juga:  Menristekdikti: Mahasiswa Harus Berpikiran Global