SERIKATNEWS.COM – Pelatihan berbasis kompetensi oleh Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Darut Thayyibah sedang dilakukan sejak tanggal 02 Juni 2021 kemarin. Pelatihan oleh lembaga yang berada di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, tersebut akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 06 Juli 2021.
Selama kegiatan berlangsung, peserta benar-benar dilatih oleh instruktur profesional yang telah menyelesaikan pendidikan sebelumnya. Sehingga peserta nantinya akan sampai pada titik kompeten dalam bidang desain sesuai dengan tema pelatihan.
Akan tetapi, selain dilatih secara intelektual, peserta juga dibiasakan dengan kegiatan spiritual seperti halnya “ngaji bareng” yang rutin dilaksanakan pada malam Jumat. Hal ini dimaksudkan agar memperkokoh mental peserta yang memiliki latar belakang santri dan alumni pondok pesantren.
Ahmad Hafild Arifin, selaku kepala BLK Komunitas Yayasan Darut Thayyibah membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ini merupakan terobosan yang ditempuh agar peserta tidak hanya fokus kepada pelatihan sehingga melupakan dimensi spiritual yang tidak kalah pentingnya.
“Karena background peserta secara keseluruhan adalah santri dan alumni, maka kami memberikan kegiatan tambahan yakni ngaji bareng, dengan harapan agar memperkokoh nilai spiritualitas. Selain itu, ngaji adalah kebiasaan santri, jangan sampai terpisah agar mental tetap terjaga,” katanya ketika diwawancarai di kantor BLKK, Kamis, 10 Juni 2021.
Perlu diketahui, BLKK Yayasan Darut Thayyibah merupakan program pemerintah pusat melalui Kemnaker yang dikhususkan untuk memberdayakan santri dan alumni pondok pesantren agar memiliki kompetensi dan mampu bersaing di tengah arus global.
Saat ini, tidak kurang dari seribu BLKK yang tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai kejuruan. Di antaranya TIK (Teknik Informatika), Otomotif, Kuliner, Multimedia dan lain-lain. (Rofiqi Apri)
Bertugas sebagai Reporter Serikat News di Sumenep
Menyukai ini:
Suka Memuat...