SERIKATNEWS.COM – Ledakan truk tangki bahan bakar di Abu Dhabi mengakibatkan tiga orang tewas dan enam luka-luka.
Ledakan pada Senin, 17 Januari 2022, diyakini sebagai serangan yang menggunakan drone dan kelompok Houthi Yaman mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompoknya.
“Penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab kebakaran adalah benda terbang kecil, mungkin milik drone, yang jatuh di dua area. Tim dari pihak berwenang telah dikerahkan dan api saat ini sedang dipadamkan,” kata pernyataan polisi, dikutip dari CNBC International.
Dalam serangan ini menyebabkan kebaran dan menimbulkan tiga ledakan bahan bakar di Perusahaan Minyak Naasional Abu Dhabi (ADNOC).
UEA sebagian besar menarik diri dari Yaman pada 2019. Selama kurang lebih empat tahun berada perang berdarah yang menjerumuskan negara termiskin di Timur Tengah ke dalam kelaparan massal dan memicu pertempuran proksi antara Arab Saudi dan musuh regionalnya Iran, yang mendukung pendanaan dan senjata Houthi.
Abu Dhabi masih membawa pengaruh signifikan di antara pasukan Yaman yang telah dipersenjatai dan dilatih untuk memerangi Houthi. Kelompok ini pada tahun 2014 sempat mengusir pemerintah Yaman, yang didukung Saudi, yang dipimpin oleh Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi.
Houthi telah melakukan ratusan serangan rudal dan pesawat tak berawak lintas batas ke Arab Saudi bertahun-tahun sejak Riyadh meluncurkan serangan udara di Yaman, yang telah menewaskan puluhan ribu warga Yaman.
Wartawan Serikat News Probolinggo
Menyukai ini:
Suka Memuat...