SERIKATNEWS.COM- Mulanya kuliner mie dicampur dengan minyak babi, dibawa oleh pedagang Tiongkok. Kemudian masakan mie menyesuaikan dengan kondisi masyarakat kala itu yang mayoritas beragama Islam. Mie menjadi makanan populer dengan berbagai macam sajian.
Di Jawa, bakmi menjadi salah satu masakan mie yang hampir jadi makanan utama setelah nasi. Terdapat tiga bentuk sajian bakmi Jawa, yaitu kuah, goreng, dan nyemek. Bakmi nyemek merupakan sajian mie dengan sedikit kuah.
Melansir dari Tirto.id, Jumat (10/03/2023), bakmi Jawa di Yogyakarta menjadi kuliner khas daerah yang posisinya hampir sama dengan gudeg. Terdapat nilai-nilai masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam seporsi bakmi Jawa, yaitu selo, sabar, dan tidak terburu-buru. Pasalnya, ketika memesan bakmi, pembeli harus bersabar menunggu antrean karena proses memasak bakmi harus satu porsi-satu porsi.
Proses tersebut merupakan cara memasak tradisional yang terus dijaga oleh penjual. Namun di tengah zaman yang serba cepat ini, beberapa penjual bakmi mencari cara lain agar masakannya cepat saji, seperti membuat porsi besar atau memperbanyak anglo atau tungku. Ada beberapa bakmi yang sudah punya nama bagi Anda yang baru mengunjungi Jogja. Mengutip kotajogja.com, berikut lima rekomendasi bakmi Jawa:
- Bakmi Kadin
- Bakmi Mbah Hadi
- Bakmi Pak Pele
- Bakmi Mbah Gito
- Bakmi Jawa Pak Rebo
Selain daftar bakmi di atas, setiap orang hampir punya preferensi sendiri karena bakmi Jawa mudah ditemukan di berbagai sudut Jogja mulai dari kota hingga desa.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...