SERIKATNEWS.COM- Para PRT mengadakan Aksi Tenda Perempuan di gerbang DPR RI sejak hari, Sabtu (11/03/2023). Aksi ini bertujuan untuk mendesak DPR agar segera memparipurnakan RUU Perlindungan PRT.
Di tenda-tenda yang digelar terdapat poster bertuliskan “Menunggu Mbak Puan Berdialog dengan PRT Korban” agar segera memparipurnakan RUU Perlindungan PRT. “Kami PRT, kami semua menunggu bertemu Mbak Puan Maharani, kami akan menunggu tiap hari,” ujar Suwarni, salah satu PRT.
Siti Muslikhah, salah seorang PRT mengungkankan harapan besarnya,”Harapan kami mengetuk pintu hati pimpinan DPR untuk segera mengesahkan, kami sudah 19 tahun menunggu dan hanya mandek sampai sekarang belum dibahas.”
Fanda Puspitasari, koordinator aksi mengatakan bahwa tenda perempuan akan didirikan sampai rapat paripurna, hari Selasa, 14 Maret 2023. Apabila DPR tak membawa RUU PPRT ke rapat paripurna, aksi tersebut menurut Fanda akan terus dilakukan dengan bentuk aksi lain, yaitu mogok makan.
Hal itu juga diamini oleh koordinator Jala PRT, Lita Anggraini. Menurutnya, para PRT akan melakukan aksi mogok makan jika RUU PPRT tidak diparipurnakan. Aksi itu akan mereka lakukan sampai Puan mau menemui para PRT
“Para PRT akan terus menunggu di depan DPR untuk bertemu Mbak Puan,” terang Lita.
Oleh karena itu, para PRT yang tergabung dalam JALA PRT dan Koalisi sipil untuk UU PPRT menyatakan sikap:
- Akan terus melakukan aksi hingga Ketua umum DPR RI, Puan Maharani bertemu dengan para PRT korban
- Para PRT akan terus melakukan aksi di DPR sampai RUU PPRT diparipurnakan dan disahkan
- Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung melakukan aksi bersama di DPR untuk sahkan RUU PPR
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...