JAKARTA – Seribu hari pertama anak (sejak dalam kandungan hingga berusia 2 tahun) otak anak berkembang sangat pesat. Waktu yang sangat tepat untuk menstimulasi kecerdasannya.
Cara menstimulasi kecerdasan bayi sangat mudah dilakukan. Jadi, luangkan waktu bersama si kecil agar ia tumbuh menjadi anak yang cerdas.
Berbagai cara mudah bisa dilakukan untuk menstimulasi kecerdasan bayi, yaitu:
Cara pertama dan paling mudah untuk menstimulasi kecerdasan bayi adalah dengan melakukan berbagai kegiatan bersama atau bonding time. Cara ini dapat memperkuat ikatan emosional anak dengan orang tua sekaligus meningkatkan kemampuan motorik, sosial, dan komunikasi anak.
Anak yang memiliki ikatan emosional kuat dengan orang tuanya bisa mengembangkan kecerdasan dan kontrol emosi yang baik. Karena itu, sebagai orang tua memang semestinya menyempatkan waktu untuk bermain bersama si buah hati di tengah kesibukan mengurus rumah atau bekerja.
Kedua ialah mengajak bayi berbicara secara rutin. Tampaknya memang sangat sederhana, tetapi perlu diketahui bahwa rutin mengajak bayi bicara bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasannya, terutama dalam kemampuan berbahasa.
Dalam artikel Alodoker, disebutkan IQ anak berusia 3 tahun yang sering diajak berbicara oleh orang tuanya cenderung lebih tinggi dibandingkan yang jarang diajak berbicara. Berbicara dengan berbagai bahasa juga dapat mendorong kecerdasan bayi di kemudian hari.
Namun perlu diperhatikan, ada beberapa aturan ketika mengajak si buah hati berbincang. Dianjurkan untuk berbicara dengan intonasi yang berbeda dan menarik, dengan tujuan membantu otak bayi belajar bahasa dan belajar untuk menirunya.
Lakukan kontak mata saat mengajak si buah hati berbicara. Hal ini akan memudahkannya untuk membangun memori di otak bayi.
Cara berikutnya yang bisa dilakukan adalah mengajak bayi mengenal lingkungan sekitar. Sesekali ajak si buah hati beraktivitas di area sekitar rumah, atau bermain di taman.
Orang tua bisa memperkenalkan berbagai jenis benda, hewan, warna, dan suara. Hal ini bermanfaat untuk menambah kosakata dan menstimulasi otak bayi untuk berpikir.
Dengan mengajak bayi bermain di luar, kemampuan kognitif, sosial, dan kecerdasan emosionalnya akan jauh lebih baik.
Yang keempat, memberikan mainan sesuai tahapan usia. Cara sederhana ini bermanfaat untuk menstimulasi kemampuan motoriknya.
Untuk bayi berusia 1−3 bulan, berikan mainan yang mudah digenggam dan banyak mengeluarkan bunyi. Namun, pastikan mainan yang diberikan terbuat dari bahan yang aman bagi bayi.
Jika usia sudah menginjak 3 bulan, bayi bisa diberikan mainan dengan beragam bentuk, seperti boneka berbentuk binatang. Namun, pastikan mainannya bisa dicuci dan tidak tajam karena ada masanya si buah hati mulai bisa dan senang menggigit mainan.
Saat usianya sudah 9 bulan ke atas, berikanlah mainan yang dapat melatih ketangkasan. Mainan yang bisa diberikan seperti bola atau mainan mangkuk susun.
Cara-cara seperti ini sangat mudah dilakukan. Jadi, tidak ada alasan untuk melewatkannya demi si kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...