SERIKATNEWS.COM – Sejumlah organ Relawan Garis Keras Jokowi bersepakat untuk mengadakan Apel Siaga Satgas Pengawal TPS, di Plasa Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019), dimulai pukul 10.00, dengan peserta sedikitnya 50 ribu orang.
Organ-organ itu adalah PROJO, Bara JP, Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Seknas Jokowi, Almisbhat, RKIH, GK Jokowi, Duta Jokowi, RPJB, MAPAN, KAPT, JoMan, Solmet, Josmart, GITA, Alumni UI, Alumni Brawijaya, Alumni Jerman feur Jokowi, Alumni Trisakti, dan puluhan organisasi relawan lainnya
Setelah apel siaga, relawan akan bersama-sama masuk ke Gelora Bung Karno (GBK) menghadiri KONSER Putih BerSATU, bergabung dengan ratusan ribu massa relawan lain (yang mengikuti/mengadakan berbagai festival rakyat di tempat lain di sekitar GBK) dan massa partai pendukung Pasangan Jokowi-Amin.
Bukan hanya dengan mengendarai ribuan bus, Relawan Jokowi juga akan mengendarai sepeda motor, berpawai mengajak masyarakat memastikan masa depan bangsa dengan memilih Pasangan Jokowi-Amin.
Relawan Jokowi mempersepsikan bahwa Kampanye Terbuka 01 sebagai pesta rakyat dan kampanye rakyat. Maka seluruh peserta akan diajak bergembira, menyambut puncak pesta demokrasi 17 April 2019. Dalam konteks ini, Relawan Jokowi meminta:
Pertama, Relawan Jokowi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berduyun-duyun menghadiri kampanye akbar di GBK. Bersamaan dengan itu, Relawan Jokowi meminta agar masyarakat jangan dipersulit menghadiri acara kampanye akhir pasangan Jokowi-Amin. Para pendukung yang ingin melihat Jokowi secara langsung di panggung kampanye, jangan dibatasi dengan akses masuk (seperti gelang).
Kampanye 13 April 2019 adalah pesta rakyat, sehingga sungguh tidak elok jika peserta dibatasi dengan berbagai aturan. Justru seharusnya masyarakat dipersilakan/disemangati datang ke GBK, tanpa pembatasan. Dengan demikian rakyat/relawan menjadi bagian utuh dari perjuangan.
Kedua, Relawan Jokowi sebagai bagian dari masyarakat yang sudah sejak tahun 2012 ikut berjuang memuwujudkan perubahan, hendaknya tetap “dipupuk” dengan identitas masing-masing. Ciri khas setiap organ relawan, telah terbukti menjadi kekuatan dalam keberagaman. Maka hendaknya organ-organ relawan diperbolehkan membawa bendera/atribut masing-masing ke dalam GBK.
Ketiga, Relawan Jokowi juga menghimbau masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban dan menghindari segala bentuk penyusupan dan provokasi. Masyarakat yang hadir juga di himbau untuk menjaga kebersihan dengan membawa kantong plastik. Kita buktikan jika rakyat mampu bergerak militan, masif, tertib dan damai.
Puncak acara Apel Siaga Pengawal TPS adalah pembacaan sumpah relawan yang disebut sebagai “Tujuh Tekad Rakyat” (Tutera), yaitu:
1. Setia dan siap berkorban jiwa raga menjaga PANCASILA, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
2. Sepakat bersatu dan bergerak bersama, militan tanpa pamrih, untuk memenangkan pasangan Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada pilpres 17 April 2019.
3. Bertekad mewujudkan Pemilu 2019 yang bebas hoax , fitnah dan kebencian.
4. Bertekad menjadikan Pemilu 2019 yang jujur, bersih, adil, demokratis dan Bermartabat – Tanpa rasa takut, intimidasi dan teror.
5. Menolak dan melawan segala bentuk politik uang dan kardus.
6. Mengawal TPS di Seluruh Indonesia dan memastikan segenap warga negara menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya.
7. Mengajak dan menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan, dan memastikan Pemilu 2019 berlangsung tertib dan damai.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...