Connect with us

Sosial Budaya

Gibran dan Cerita Haru Sutarti di Pinggir Kali

Published

on

Dok. Serikat News

SERIKATNEWS.COM – Gibran Rakabuming Raka (32) melakukan blusukan di Jalan Tentara Pelajar, RT 1 RW 13, Nayu Barat, Nusukan, Surakarta. Di sana, Gibran bertemu teman kecil Jokowi yang dulu pernah sama-sama digusur.

Dalam kunjungannya kali ini, ada hal unik terjadi, Sutarti (67) atau yang kerap dipanggil Bude Tarti selaku tuan rumah menyambut hangat. Dirinya mengaku berdebar-debar ketika bertemu putra sulung Jokowi tersebut.

“Hati saya berdebar-debar Mas Gibran, maaf tempatnya di sini, di pinggir sungai, bukan di jalan besar,” ujar Bude Tarti.

Bude Tarti mengenang masa kecilnya dulu.

“Rumah saya di pinggir kali, di Cinderejo Lor, Rumah saya 1 tembok dengan Bu Noto. Saya kalo manggil Pak Jokowi itu ‘Mas’,” ujar Bude Tarti bersemangat.

Bude Tarti pun menceritakan tempat tinggalnya dahulu pernah digusur oleh aparat. “Ketika itu ada tentara kuning, Bu Noto bilang, ‘Itu datang tentara apa?” Akhirnya Bu Noto nelfon saudaranya dan mengungsi ke rumah Pak Miyono (kakak dari Ibu Noto,” kenang Bude Tarti mengingat-ingat saat penggusuran terjadi.

Dengan penuh rasa haru, Bude Tarti juga pernah menceritakan dirinya kembali bisa bertemu Jokowi saat ayah Gibran tersebut sudah menjadi Presiden.

“Saya diundang televisi swasta mas, ketika itu Mas Jokowi dikasih pertanyaan, dilihatkan gambar saya, ‘Bapak masih ingat siapa Ibu itu?’ Tanya presenternya,” ujar Bu Tarti.

Presiden pun ternyata masih ingat dengan sosok Bude Tarti. “Ooh, itu Mbak Tarti tetangga saya waktu kecil, biasane ngonthelne (memboncengkan sepeda) saya dulu,” ujar Presiden yang menjabat dua periode tersebut.

Mendengar hal itu, Bude Tarti yang muncul dari belakang studio pun langsung memeluk Presiden Jokowi. “Hati saya rontok, ketika Presiden masih ingat saya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menjadi Umat Pembawa Kebaikan, Bukan Kemungkaran

Gibran pun mengutarakan dirinya kerap mendengar cerita soal Bude Tarti dari sang Bapak. Namun, belum pernah tahu yang mana sosoknya.

“Saya sering denger ceritanya bude, dari bapak. Tapi belum tahu bude itu yang mana, sekarang saya jadi tahu,” ujar ayah Jan Ethes itu.

Advertisement

Popular