Connect with us

Opini

Politik dan Cita-Cita Perdamaian

Published

on

politik

17 Agustus 1945 merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena pada tanggal itu, setelah melalui perjuangan yang sangat panjang, rakyat Indonesia yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda baik ras, suku, maupun agama, berhasil memproklamasikan diri sebagai bangsa yang merdeka.

Semangat para pahlawan Indonesia tersebut tak patah hanya momentum kemerdekaan yaitu 17 Agustus 1945, akan tetapi semangat itu tetap dijunjung sampai darah penghabisan hingga Partai Komunis Indonesia (PKI) juga dibantai habis-habisan oleh para pahlawan Indonesia. Bentuk Nasionalisme itu yang bisa mempersatukan perbedaan Ras, Agama, Budaya, Etnis yang merajut banyak peristiwa. Sejarah itulah yang tidak bisa dilupakan oleh segenap masyarakat Indonesia apa lagi para tokoh-tokoh Pahlawan.

Sejarah itulah yang banyak disalahartikan sehingga menimbulkan perbedaan yang signifikan. Pengaruh itu yang menentukan perubahan bagi segenap generasi muda, salah satunya adalah mempengaruhi pemikirannya. Pola pikir itu adalah fondasi dasar untuk menangkap kejadian yang ada di lingkungan sekitar, salah satunya adalah politik. Karena politik merupakan cara atau metode yang dilakukan oleh individu maupun segenap kelompok yang mempunyai tujuan tertentu. Itulah yang menjadikan perbedaan individu dulu dengan individu sekarang.

Gabriel Almond (1960:3-64) dalam bukunya yang berjudul The politics of the Development Areas, membahas lebih ke dalam komunikasi politik yang sering dipakai oleh segenap individu maupun segenap kelompok. Pemikiran Almond terkait politik zaman dulu, sekarang, dan masa akan datang yang memiliki persamaan yang mendasar, yaitu adanya persamaan fungsi yang dijalankan oleh semua sistem. Dari fungsi itu yang menjadikan sifat egois tumbuh di benak pikir kita.

Politik merupakan tradisi yang sudah menjadi kebiasaan bangsa Indonesia. Indonesia menerapkan sistem demokrasi ketika menentukan seorang pemimpin dan demokrasi itu di pakai oleh oknum-oknum yang duduk di parlementer. Jadi sudah sangat jelas bahwa cita-cita yang diinginkan oleh segenap individu menentukan perbedaan. Oleh sebab itu membutuhkan tatanan sistem baru untuk memperkuat sifat Nasionalisme bagi segenap generasi muda.

Baca Juga:  Peta Konflik Pemikiran Menjelang Pilpres 2019

Salah satu yang digunakan oleh sistem untuk memperkuat nasionalisme adalah gotong royong. Hal itu yang bisa mempersatukan semua perbedaan yang ada di Indonesia. Seperti halnya Pilpres 17 April kemarin. Perbedaan dari masing-masing hak pilih mempunyai tindakan yang demokratis. Hal itu sudah sesuai dengan sistem Indonesia yang sudah diterapkan.

Meskipun awal dari pemilu itu dengan perbedaan, akan tetapi sesudah pemilihan selesai penduduk Indonesia kembali ke NKRI demi mempertahankan UUD 1945. Harmonisasi itulah yang dibutuhkan oleh segenap pahlawan Indonesia bukan malah perpecahan yang mereka inginkan, karena masih ada beberapa oknum yang masih belum menerimanya. Tidak lain karena mereka tidak menemukan titik terang dalam mengambil keputusan. Tapi entahlah ini hanya asumsi yang dangkal saja.

Akhir kata, datangnya Pilpres 17 April kemarin memang mengancam terjadinya kesalahpahaman dan hal-hal yang tidak diinginkan oleh Negara Indonesia. Maka dari itu, keberadaannya merupakan tantangan bagi Negara Indonesia dan seluruh masyarakat yang menginginkan kehidupan damai dan harmonis. Indonesia dan masyarakat merupakan ujung tombak mencegah kesalahpahaman. Namun kembali kepada hati nurani masing-masing untuk menjawab pertanyaan ini, perlukah melakukan tindakan demi tercapainya sebuah perubahan?

Advertisement

Terkini

Ekonomi4 menit ago

Kemendagri Beberkan Strategi APBD

SERIKATNEWS.COM, Jakarta – Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni membeberkan...

Olahraga4 jam ago

PSG Siap Naikkan Gaji Kylian Mbappe

SERIKATNEWS.COM – PSG terus berupaya meyakinkan Kylian Mbappe agar tidak pindah klub. Agar sang pemain bertahan, klub Ligue 1 siap memberikan...

News4 jam ago

Makin Mudah dan Cepat, Pengaduan Layanan Kelistrikan Lewat PLN Mobile

SERIKATNEWS.COM- PT PLN (Persero) memberikan kemudahan akses bagi pelanggan untuk menyampaikan pengaduan layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile ataupun Contact...

Olahraga4 jam ago

Penyebab Jadon Sancho Kurang Gacor di MU Menurut Ralf Rangnick

SERIKATNEWS.COM – Manchester United melakukan sebuah transfer besar musim panas kemarin. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu membayar sekitar...

News4 jam ago

Operasikan SPKLU Kedua di Palembang, PLN Dukung Pemprov Sumsel Wujudkan Program KBLBB

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) menambah satu unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) Demang Lebar Daun di Palembang. Ini merupakan...

News5 jam ago

Kader Gerindra Lombok Utara Tersangka Korupsi, PP Lokra Tagih Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

SERIKATNEWS.COM – Koordinator Nasional Persatuan Pemuda Lombok-Jakarta (Koornas PP Lokra) tagih komitmen Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo...

News7 jam ago

Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesetaraan Gender di Dunia Kerja

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah kembali memastikan bahwa ke depan akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di dunia...

Populer

%d blogger menyukai ini: