SERIKATNEWS.COM – Acara wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022 UIN Sunan Kalijaga dilaksanakan selama dua hari berturut turut. Proses wisuda dilaksanakan secara luring pada tanggal 15 dan 16 Juni 2022. Pada hari kedua, wisuda dilaksanakan untuk Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Sosial dan Humaniora, Program Pascasarjana dan Program Doktor.
Prosesi acara wisuda hari kedua ini dilaksanakan dengan suasana berbeda, sebab salah seorang wisudawati atas nama Siti Fatimah Fajrin yang seharusnya melaksanakan wisuda diketahui meninggal dunia. Ia meninggal sebulan setelah berhasil menyelesaikan Sidang Munaqasyah Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam pada (28/1/2022). Prosesi wisuda almarhumah kemudian digantikan oleh sang Ibunda dengan maju ke depan panggung dengan mengambil map ijazah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Al Makin saat memberikan sambutan juga meminta para hadirin untuk turut mendoakan almarhumah. “Pertama, kita harus mengirim Al-Fatihah kepada saudari Fatimah Fajrin yang meninggalkan kita,” pimpin Al Makin saat mendoakan almarhumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya, Al Makin melanjutkan sambutannya dengan mengajak para orang tua dan kerabat wisudawan untuk mendoakan mereka yang diwisuda agar kelak dapat menjadi sukses dalam kehidupan. Al Makin berharap alumni UIN Sunan Kalijaga dapat meniru sosok Maradona, yakni sosok yang baru-baru ini buku auto-biografinya selesai dibaca oleh Al Makin. Maradona adalah sosok yang memiliki karier cemerlang dalam dunia sepak bola. Ia menjadi juara dunia bersama timnya Argentina, di Mexico tahun 1986.
Rasa cinta Maradona terhadap sepak bola membuatnya datang paling awal ke lapangan dan pulang paling akhir saat berlatih. Kecintaannya tersebut kemudian mengantarkannya menjadi kapten bola pada saat itu. Al Makin berharap agar para wisudawan/wisudawati dapat meniru sosok Maradona yang mencintai apa yang dilakukannya.
“Cintai apa yang Anda lakukan, lakukan dengan cinta. Insya Allah cita-cita Anda akan tergapai,” pesannya.
Sifat baik Maradona lainnya yang dianjurkan Al makin untuk ditiru adalah mencintai pekerjaannya, mencintai timnya, memberi semangat pada timnya, latihan dan kerja keras, kreatif, mempelajari kawan dan lawan, dan bangkit dari kekalahan. Namun, Maradona memiliki kelemahan yakni sulit mengendalikan emosi, terlibat dalam penggunaan obat-obatan terlarang, dan memiliki sikap yang kurang baik.
Al makin berharap sifat baik yang dimiliki Maradona dapat dijadikan acuan dalam kehidupan bagi para alumni UIN Sunan Kalijaga. Namun, tentunya tidak serta mencontoh sifat buruk Maradona.
Para alumni juga dapat mencontoh sifat baik dari siapa pun. “Belajarlah dari siapa saja,” pungkasnya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...