SERIKATNEWS.COM – Di tengah pandemik Covid-19, salah seorang dokter spesialis kesehatan jiwa, Nova Rianti Yusuf mendapat kejutan dengan masuknya sebagai finalis dalam ajang ASEAN-US Science Prize for Women 2020. Ia menjadi finalis mewakili Indonesia.
“Di saat Indonesia sedang berjuang melawan Covid-19, masuknya saya sebagai finalis bisa memberikan semangat melawan wabah virus korona,” kata Noriyu, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2020).
Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan bahwa tema ‘Preventive Healthcare’ sesuai dengan aktivitasnya yang sejak 2008 secara kontinyu menggiatkan pencegahan bunuh diri. Bahkan Norinyu juga mendirikan layanan pencegahan remaja bunuh diri dengan menggunakan mobile mental health service yang beroperasi di tiga daerah, seperti Jakarta, Blitar dan Kediri.
“Kegiatannya adalah jemput bola ke sekolah-sekolah. Dan sebetulnya tema kesehatan jiwa saat ini sedang menjadi sorotan sejak wabah Covid-19. Dan terjadi kasus-kasus bunuh diri dokter UGD di New York, perawat di Italia, pejabat keuangan di Jerman, warga Korsel di Jakarta, kemudian ada remaja Inggris bunuh diri. Ini menjadi perhatian kita semua,” papar Noriyu.
Selain itu, tidak sedikit adanya stigma di masyarakat terhadap pasien Covid-19, sehingga menyebabkan pasien dan keluarga tertekan. Noriyu pun berharap masyarakat Indonesia bisa memberikan dukungan dalam kompetisi ASEAN-US Science Prize for Women 2020 dengan membubuhkan like pada video https://youtu.be/TBbXeeESQHA.
Dalam ajang itu, ia berkompetisi melawan 9 finalis lainnya yang berasal dari Kamboja, Laos, Brunei Darusaalam, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
“Semoga dewan juri juga menilai kekompakan Indonesia dalam memberikan dukungan kepada wakilnya pada ajang kompetisi women in science ini,” harap Noriyu.
Menyukai ini:
Suka Memuat...